Sleman – Tim Penilai Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Sleman tahun 2017 melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pelayanan publik pada UPT LPSE Dinas Komunikasi dan Informatika Sleman pada Rabu (10/1).

Proses monev ini merupakan tindak lanjut dari laporan kinerja penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2017 yang telah dikirimkan oleh seluruh OPD dan UPT di Kabupaten Sleman. Kunjungan tim penilai ini bertujuan untuk membuktikan apakah laporan yang dikirim tersebut sesuai dengan kondisi di lapangan.

UPT LPSE sendiri telah melakukan berbagai macam pelayanan, mulai dari proses registrasi, verifikasi, pelayanan publik mengenai keluhan dan aduan, hingga melayani OPD terkait pelaksanaan lelang baik itu melalui aplikasi SPSE maupun aplikasi SiRUP. Karenanya, UPT LPSE Sleman berhasil masuk ke dalam 12 nominasi UPT dan OPD terbaik yang dikunjungi oleh Tim Penilai Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Kabupaten Sleman tahun 2017.

Setelah verifikasi lapangan ini, UPT dan OPD yang dikunjungi oleh tim penilai akan diurutkan sesuai nilai yang didapat kemudian akan diketahui UPT atau OPD mana yang memiliki kinerja pelayanan publik terbaik.

Dituturkan Yudiarto Setiawan, Kepala UPT LPSE Sleman, beberapa layanan yang ada di UPT LPSE Sleman telah berhasil menginspirasi tim penilai sehingga ke depan diharapkan bisa diimplementasikan ke UPT dan OPD lainnya.

“Contohnya pemasangan informasi mengenai standar pelayanan yang kita bikin seperti kalender meja. Kenapa tidak di OPD lain mungkin dengan keterbatasan tempat yang sama bisa dibikin seperti ini jadi tidak ngebak-ngebaki (memenuhi-red) ruangan harus bikin banner dan sebagainya,” jelas Yudi.

Tak hanya itu, Yudi menambahkan verifikasi dengan perhitungan waktu sesuai target sasaran mutu yang sudah sesuai sistem juga mampu menginspirasi para penilail. “Sudah by system sehingga bisa terkontrol apakah verifikasinya memang sesuai, di bawah, atau melebihi target untuk perhitungan pencapaian target, mungkin di tempat pelayanan lain itu bisa diaplikasikan,” tambah Yudi.

Untuk selanjutnya, Yudi mengakui bahwa masih banyak yang bisa dikembangkan dari UPT LPSE Sleman khususnya dari segi pelayanan. “Kita bisa mengembangkan dari segi aplikasi pelayanan, serta dari segi sarana dan prasarana pelayanan untuk lebih mempermudah pengguna dalam mendapat pelayanan jasa di LPSE,” ungkap Yudi.