Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman mengadakan Workshop dan FGD Implementasi Smartcity pada Kamis (21/12) di Prima SR Hotel and Convention. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mengawal visi RPJMD, terutama untuk mempercepat pembangunan smart city Kabupaten Sleman.

Sekretaris Dinas Kominfo Sleman, Eka Surya Prihantoro, selaku Penyelenggara Workshop dan FGD Implementasi Smartcity di Kabupaten Sleman mengatakan bahwa proses pengembangan smart city di Kabupaten Sleman telah dilakukan jauh sebelum adanya Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia yang baru dimulai tahun 2017 ini.

“Namun dengan keikutsertaan Kabupaten Sleman dalam program Gerakan Menuju 100 Smart City Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, maka pengembangan smart city Pemkab Sleman ini diakselerasi khususnya melalui penyusunan Masterplan Smart City Kabupaten Sleman,” terang Eka.

Tak hanya itu, akselerasi ditambahkan Eka juga dapat dilihat melalui pencapaian 5 program quickwin Kabupaten Sleman tahun 2017, yakni pembangunan database Satu Data UMKM, Integrasi Lapor Sleman multi kanal dengan laman lapor.go.id, pembangunan Sleman Smart Room, pembangunan rumah kreatif Sleman dan pembangunan Sleman Creative Space. Lima quickwin ini dituturkan Eka juga merupakan bentuk perkembangan teknologi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama dalam hal pelayanan publik.

Bupati Sleman, Sri Purnomo pun menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dalam pelayanan publik jelas akan mendatangkan manfaat bagi masyarakat.

“Teknologi memberikan kemudahan, otomatis implementasi di pelayanan apapun di Kabupaten Sleman menjadi lebih mudah,” tutur Sri Purnomo.

Sri Purnomo memberi contoh dengan adanya perkembangan teknologi informasi, masyarakat tak perlu datang ke kantor pelayanan publik hanya untuk mendaftar karena sudah bisa dilakukan di rumah.

“Kemudian memonitor kita tidak harus bolak-balik tanya ke kantor tapi cukup melihat perkembangan dari yang mereka ajukan itu sudah sampai mana dari rumah,” lanjut Sri.

Sri menggarisbawahi bahwa perkembangan teknologi informasi ini pasti akan membawa perubahan yang tentunya berguna bagi masyarakat. Senada dengan Sri Purnomo, M. Suyanto, selaku narasumber dalam Workshop dan FGD Implementasi Smartcity ini juga mengakui bahwa Sleman termasuk salah satu kota yang melek teknologi sehingga perlu dukungan dari banyak pihak untuk lebih memaksimalkan potensinya.

“Sleman ini kota yang paling melek teknologi sehingga kalau ini dikembangkan akan menjadi luar biasa dan saya yakin yang akan datang, ini akan jadi kota yang bisa dibanggakan bukan hanya Indonesia, tapi dunia,” ujar Suyanto.