Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Sleman dalam meningkatkan pelayanan publik di tingkat kalurahan adalah penerapan program percontohan Sistem Informasi Desa (SID) yang diterapkan di 17 kalurahan terpilih pada periode 2019-2020. Awal tahun 2021, penerapan SID dilanjutkan dengan melibatkan 36 kalurahan.

Hal tersebut yang menjadi alasan diselenggarakannya Bimbingan Teknis (Bimtek) SID di Rumah Makan Pringsewu, Kabupaten Sleman. Bimtek yang terlaksana atas kerjasama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (Dinas PMK) Kabupaten Sleman bersama Combine Research Institution (CRI) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman ini berlangsung setiap Senin dan Selasa selama 3 minggu, dari periode 22 Maret 2021 hingga 6 April 2021. Hadir sebagai peserta bimtek adalah perwakilan 36 kalurahan, dengan pembagian 12 kalurahan per minggunya.

Alhalik, Kepala Bidang Administrasi, Keuangan dan Aset Kalurahan Dinas PMK Sleman menyebutkan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Desa, Pemerintah Daerah memang harus memberikan fasilitas terhadap SID.

“Oleh karena itu, di tahun 2019 untuk melakukan amanat tersebut, Kabupaten Sleman telah menggodok kemudian ditetapkan peraturan bupati nomor 29.3 tahun 2019 tentang SID,” terang Alhalik.

Alhalik menambahkan bahwa SID wajib digunakan dan diterapkan di Kalurahan seluruh Kabupaten Sleman. “SID juga mendukung PPID kalurahan,” ujarnya.

Sementara itu, Gunardi, Kepala Seksi Administrasi Pemerintahan Kalurahan Bidang Administrasi, Keuangan, dan Aset Kalurahan Dinas PMK Sleman menyebutkan bahwa SID ditujukan untuk memudahkan warga untuk mengakses informasi di Kalurahan.

“SID terdiri atas website dan pengolahan data. Diharapkan kedepannya informasi-informasi yang ada di kalurahan dapat langsung diakses oleh warga,” kata Gunardi.

Ia juga menyampaikan bahwa setiap kalurahan nantinya akan didampingi dalam menerapkan SID.

“Setelah selesai bimtek, sekitar pekan terakhir april atau awal mei akan ada pendampingan langsung ke kalurahan,” tutup Gunardi.