Sleman – Satuan Karya Pramuka Kominfo (Saka Kominfo) merupakan salah satu jenis satuan karya pramuka yang menjadi wadah kegiatan dengan tujuan dan sasaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang komunikasi dan informatika.

Keberadaan dari Saka Kominfo Kabupaten Sleman ini dibentuk dari posisi dasar yang terus ditingkatkan segala keperluan dan persyaratan hingga mencapai tahap peresmian sebagai Saka baru di Kabupaten Sleman. Adanya Saka Kominfo ini dirasa penting untuk membentuk kader kominfo yang baik, demi mendukung segala penugasan kominfo kabupaten Sleman. “Sehingga kominfo beserta bagian humas dan protokol bekerjasama dengan organisasi pramuka membentuk jejaring yang memiliki visi dalam pembentukan kader pembangunan kominfo,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Sleman, Shavitri Nurmala Dewi pada acara Sosialisasi Saka Kominfo di ruang Sleman Smartroom Diskominfo Kabupaten Sleman, Rabu (29/05/2019).

Acara ini diisi oleh tiga orang pembicara diantaranya ialah Eka Surya Prihantoro, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sleman sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Saka Kominfo, kemudian Bambang Pamungkas selaku perwakilan Kwarcab Sleman yang memaparkan beberapa materi terkait dengan Saka Pramuka Komunikasi dan Informatika secara umum. Dan terakhir Safitri Nurmala Dewi atau akrab dipanggil Evi yang menjelaskan peran dan fungsi pembinaan Dinas Kominfo dalam Saka Kominfo selaku pembimbing saka. Hadir pula dalam kesempatan itu Arif Hariono selaku Ketua Cabang Kwartir Sleman, serta para peserta Dewan Saka Kominfo dan calon anggota Saka Kominfo.

Menjadi wadah kegiatan dengan tujuan dan sasaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang komunikasi dan informatika terhadap para anggota Saka, Shavitri Nurmala Dewi menjelaskan beberapa pembinaan tersebut yang diwujudkan dengan menghadirkan tiga jenis krida diantaranya krida kehumasan, krida telematika, serta krida multimedia.

Selanjutnya alur pembinaan yang diberikan kepada para calon anggota Saka Kominfo diawali dengan melakukan registrasi calon anggota, orientasi, pelantikan dan diklat. Kemudian anggota saka masuk ke dalam krida yang telah dipilihnya untuk melaksanakan proyek bakti dan menjadi instruktur muda saka. Dan akhirnya para anggota saka kominfo akan membuat proyek wirausaha.

Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Bambang dari Kwarcab Sleman. “Akhir dari perjalanan bakti ialah menciptakan peluang usaha. Baik anggota saka yang tidak mengambil sekolah jurusan teknologi informasi, tetapi setelah bergabung di Kominfo Sleman bisa menguasai ilmu teknologi informasi,” tukasnya. Dengan demikian harapan ke depannya ialah meskipun Saka Kominfo merupakan organisasi yang baru saja lahir, tetapi diharapkan dengan menghadirkan tiga jenis krida tersebut, Saka Kominfo dapat memberikan pelayanan yang terbaik seperti saka-saka yang terlebih dahulu ada di Indonesia pada umumnya. (Rep Bilqis)