Sleman – Perkembangan teknologi digital membuat peran humas menjadi sangat penting, terutama pada pemerintah daerah. Dalam perkembangannya, humas bisa menjadi filter dalam tantangan perkembangan digital, terutama dalam menangkal hoaks. Hal tersebut yang ditekankan oleh Agus Hermawan, Pranata Komputer Ahli Muda Dinas Komunikasi dan Informatikan Kabupaten Sleman.
“Untuk itu, penting bagi humas pemerintah untuk memiliki kompetensi di bidang jurnalistik,” ujarnya pada acara Diseminasi Hasil Diklat Jurnalistik dan Media yang digelar di Ruang Rapat Bima, Badan Kepegawaian Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Selasa (23/9/2025).
Agus juga menggarisbawahi mengenai pentingnya literasi media bagijaringan komunikasi pemerintah agar publik dapat menerima informasi yang valid dan terpercaya.
Dalam kesempatan yang sama, Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda Diskominfo Sleman, Agastya Dedy Kusuma memaparkan materi terkait teknik penulisan berita pemerintahan, strategi penyampaian informasi kepada publik, hingga mekanisme klarifikasi apabila ditemukan disinformasi atau hoaks.
Kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, di mana peserta menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan, termasuk tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kecepatan klarifikasi dan verifikasi data.
Di akhir sesi, panitia menyampaikan bahwa materi-materi dari diklat dan hasil-hasil diseminasi akan dijadikan acuan pedoman internal humas OPD di Sleman, serta bahan rujukan bagi pengembangan program pelatihan lanjutan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat citra kelembagaan pemerintah Sleman, meningkatkan kapasitas humas daerah, sekaligus menekan ruang gerak kabar bohong atau hoaks yang bisa merusak kepercayaan publik terhadap institusi,” ujar Wildan Solichin, Kepala BKPP Sleman. (Rep: Bagas)
Views: 0