Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan tim asesor Smart City mengadakan monitoring dan evaluasi (monev) dalam menilik balik pelaksanaan program Smart City di Sleman pada Rabu (8/12/2021). Pertemuan ini dilaksanakan secara daring melalui media konferensi Zoom dari Sleman Smart Room, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman.

“Berbagai program pengembangan Smart City telah direncanakan, dilaksanakan dan berhasil memberikan dampak baik bagi daerah dalam hal pembangunan dan masyarakat luas di Kabupaten Sleman,” ungkap Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam penilaiannya.

Selain itu, ia berharap adanya kegiatan monev ini dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah dan mendorong pengembangan Smart City di daerah yang terlibat, khususnya Kabupaten Sleman.

Sementara itu, pemaparan berbagai macam program penerapan Smart City dan klarifikasi dipimpin oleh Asisten  Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Budiharjo bersama Sekretaris Dinas Kominfo Sleman, Purwati.

Pada pelaksanaan program Sleman Smart Regency yang telah berjalan, setelah dilakukan survei terhadap 50 responden dari tiap-tiap pilar program yakni smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society dan smart environtment, Kabupaten Sleman memperoleh nilai indeks rata-rata di atas 3.

Mendukung terwujudnya Kabupaten Sleman agar menjadi lebih smart, Budiharjo pun ikut mengutarakan harapannya.

“Dengan dukungan semua pihak, khususnya Kementerian Kominfo RI, semoga program Smart City di Kabupaten Sleman dapat terwujud secara optimal sesuai visi-misi dari Bupati dan Wakil Bupati Sleman,” ungkap Budiharjo ketika menutup acara evaluasi ini. (Rep Umam)