Sleman – Wakil Bupati Sleman, Dra Sri Muslimatun MKes mengatakan  perencanaan pembangunan yang berkualitas akan menjamin keberhasilan suatu program.

Karena itu diharapkan rumusan kebijakan yang tertuang dalam perencanaan pembangunan 2018 dapat mendorong peningkatan produktivitas masyarakat dan daya saing di pasar bebas, mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor ekonomi lokal potensial dan strategis.

Selain itu juga meningkatkan sinergi dan integrasi penta helix dalam pendampingan dan pemberdayaan UMKM, serta mengoptimalkan upaya penanggulangan kemiskinan melalui pendampingan dan pemberdayaan keluarga miskin dalam kegiatan ekonomi produktif.

“Dengan adanya Musrenbang  saya berharap dapat menjadi forum lintas SKPD untuk mensinergikan program-program sehingga saling melengkapi, lebih komprehensif dan optimal hasilnya,” kata Sri Muslimatun disela-sela pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunanan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) yang diselenggarakan di Aula Bappeda Sleman, Rabu (25/1).

Menurut Sri Muslimatun Musrenbang merupakan forum strategis untuk melakukan musyawarah membahas aktivitas pembangunan daerah Sleman tahun 2018. Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan mengangkat 6 prioritas pembangunan dengan tujuan utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Prioritas-prioritas tersebut yaitu meningkatkan  kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif, mewujudkan kemandirian dengan menggerakan sektor-sektor strategis ekonomi lokal untuk dapat bersaing di pasar internasional.

Dan, pemerataan pembangunan sampai ke tingkat desa, meningkatkan kualitas hidup manusia, meningkatkan ketentraman, ketertiban, dan kenyamanan serta meningkatkan kerukunan masyarakat dengan mengangkat kebudayaan lokal dan kesetaraan gender.

Sementara Sekertaris Bappeda Kabupaten Sleman, Drs Agung Armawanta MT menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakan musrenbang ini adalah dimulainya tahapan penyusunan RKPD yang dimulai dengan menyampaian rancangan awal RKPD kepada SKPD.

Kemudian dilanjutkan dengan musrenbang Kabupaten di Kecamatan, Forum Paparan Camat, Forum SKPD yang merupakan rangkaian kegiatan guna memberikan masukan bagi SKPD untuk meyempurnakan Rancangan Renjanya, kemudian pelaksanaan musrenbang kabupaten guna menyempurnakan rancangan.