Dalam rangka pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tingkat desa, Pemerintah Kecamatan Ngemplak menggelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik Desa/Kelurahan se-DIY. Sosialisasi ini lebih memfokuskan pada pembentukan PPID tingkat desa.

Pada tahun 2018 Kecamatan Ngemplak mendapatkan penghargaan juara dua dalam kategori keterbukaan informasi tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal ini yang mendorong Kecamatan Ngemplak untuk menerapkan keterbukaan informasi sampai tingkat desa.

Sosialisasi yang dilaksanakan pada hari Rabu (10/10) bertempat di Kantor Kecamatan Ngemplak Jalan Jangkang, Widodomartani, Ngemplak, Sleman ini, dihadiri oleh PPID DIY, Camat Ngemplak dan jajarannya, Kepala Desa dan Sekretaris Desa di seluruh wilayah Kecamatan Ngemplak. Sosialisasi bekerjasama dengan Dinas Kominfo Sleman dan Komisi Informasi Daerah DIY sebagai narasumber sosialisasi.

Menurut Siti Wahyu Purwaningsih selaku Camat Ngemplak mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menjabarkan pentingnya keterbukaan informasi, yang mana dengan adanya PPID segala sesuatu terkait dengan permasalahan yang sifatnya negatif dan mendesak dapat segera teratasi. “Sehingga nanti akan ada perpaduan antara PPID desa dan Kecamatan untuk mempermudah apabila ada hal-hal yang perlu diselesaikan dengan segera tidak harus dengan bertatap muka,” ucap Siti.

Sementara itu, Noor Hidayati Zakiyah Pramulani selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sleman mengemukakan bahwa saat ini desa bukan lagi menjadi objek program pemerintah dan objek operasi pembangunan, tetapi menjadi subjek untuk menentukan program apa yang akan dibuat.

Hal ini tentu untuk meningkatkan kesejahteraan warganya sendiri dan tetap sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sleman yaitu mewujudkan masyarakat Sleman yang lebih berbudaya, mandiri, sejahtera, dan terintegrasikannya e-government menuju Sleman Smart Regency tahun 2021 yaitu salah satunya ada Smart Government.

“Kita di pemerintahan kecamatan sampai desa menjadi bagian smart government dengan mengoptimalkan penggunaan IT untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, di antaranya adalah pelayanan tentang informasi,” kata Ida.

Dedy Dwi Cahyono, Kepala Seksi Layanan Informatika Dinas Kominfo Sleman menambahkan bahwa untuk mendukung adanya kegiatan pelayanan keterbukaan informasi publik, website menjadi salah satu media yang paling efektif.

“Untuk mempublikasikan kegiatan dan menyediakan informasi publik yang ada di desa,” bebernya. Oleh karena itu, menurut Dedy merupakan kewajiban bagi badan publik untuk menyediakan informasi publik yang dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk di dalamnya laporan keuangan harus ada dalam website.