Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI kembali menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) Program Smart City Tahap II yang berlangsung selama 2 hari, yaitu Senin (27/9/2021) dan Selasa (28/9/2021).

Kegiatan yang diadakan di Ruang Rapat Sembada Kantor Sekretariat Daerah Sleman ini merupakan lanjutan dari Bimtek Perencanaan Program Smart City yang digelar pada bulan Juni lalu.

“Pada bulan Juni sudah dihasilkan buku satu terkait dengan Implementasi Smart City Kabupaten Sleman, yang nantinya tujuan akhirnya adalah penyusunan Master Plan Smart City Kabupaten Sleman,” ungkap Dedy Dwi Cahyono, Kepala Seksi Layanan Informatika Diskominfo Sleman.

Pendamping Smart City Kemekominfo RI, Arfive Gandhi menuturkan Bimtek Smart City ini akan dilaksanakan sebanyak 4 kali, dan masing-masing akan mengasilkan buku sebagai rujukan Master Plan Smart City untuk beberapa tahun yang akan datang.

“Buku ini (hasil bimtek) akan berisi informasi (rujukan) mau ke mana Master Plan (Smart City) selama tahun 2022 sampai 2026, atau mungkin dipertimbangkan juga diperpanjang sampai 2031,” terang Arfive.

Arfive berharap, Master Plan Smart City yang dihasilkan dapat membangun Kabupaten Sleman yang cerdas, mulai dari peningkatan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat, maupun peningkatan kualitas kehidupan dari masyarakat itu sendiri.

“Harapannya, Master Plan Smart City ini bisa turut berkontribusi untuk Kabupaten Sleman, atau lebih spesifik untuk memulihkan kondisi masyarakat setelah terjadinya Pandemi COVID-19, mulai dari layanan masyarakat dengan sistem online, layanan publik yang semakin cepat, dan yang terakhir penanganan data yang semakin terpandu,” jelas Arfive lagi.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro mengharapkan Bimtek dan penyusunan Master Plan Smart City yang dilakukan dapat memaksimalkan program Smart City yang ada di Kabupaten Sleman. (Rep Rahayu)