Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya mewujudkan Masterplan Sleman Smart City, dengan kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tahap III di Ruang Rapat Sembada Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, pada Senin (18/10/21). Bimtek tahap III ini dilakukan dengan tujuan memunculkan inovasi dari pemetaan program yang telah dilakukan melalui tahapan bimtek sebelumnya.

Masterplan Smart City sendiri disusun melalui penyelenggaraan 4 tahapan bimtek. Lintang Matahari Hasani, salah satu anggota Tim Pendamping Smart City Kabupaten Sleman yang memberikan materi pada bimtek menjelaskan bahwa rangkaian tahapan yang dilalui adalah tahapan pertama yaitu mengidentifikasi kesiapan kabupaten atau kota dalam membentuk Smart City.

“Apakah daerah (Kabupaten Sleman) siap dalam menjalankan Smart City, apakah dari segi sumber daya manusianya siap, sumber daya pemerintahnya siap, termasuk juga suprastrukturnya,” jelas Lintang.

Setelah melakukan identifikasi, pada bimtek berikutnya kemudian dilakukan perincian program Smart City yang dinilai relevan.

“Bimtek (tahap II) kita sudah mulai merinci kira-kira untuk misi pembangunan Smart City itu program yang relevan itu apa saja, artinya adalah program yang sudah ada di RPJMD dan sudah ada di rencana strategis di masing-masing OPD,” tambah Lintang.

Bimtek tahap III kemudian dilakukan untuk membahas inovasi yang dimunculkan dalam program-program yang telah dipetakan sebelumnya.

“Dari program yang sudah dipetakan (pada bimtek tahap II) itu dimunculkan inovasinya apa yang tidak harus menggunakan teknologi informasi namun bisa berupa inisiatif kebijakan,” jelas Lintang.

Inovasi yang telah diusulkan tersebut kemudian akan disusun langkah implementasinya pada bimtek tahap IV.

“Dari sekian banyak prgram dan inovasi yang sudah diusulkan kita pilih mana yang paling pas untuk diimplementasikan setahun, dua tahun pertama dari program (Smart City) ini. Jadi dari hal yang general, semakin ke sini makin mengerucut,” terang Lintang.

Dari pelaksanaan 4 tahapan bimtek tersebut kemudian output yang dihasilkan adalah terciptanya sebuah Masterplan Smart City. “Outputnya (dari tahapan bimtek) adalah Masterplan Smart City,” tutup Lintang. (Rep Nikke)