Sleman – Salah satu yang menjadi topik pembahasan utama dalam penyelenggaraan Bimbingan Teknis Smart City Tahap II yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Sleman adalah mengidentifikasi kontribusi dari setiap sektor yang terlibat dalam Smart City, agar dapat maksimal dalam mendukung program tersebut.

Dedy Dwi Cahyono, Kepala Seksi Layanan Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman mengatakan pengidentifikasian tersebut diperlukan, agar nanti Master Plan yang disusun dapat diimplementasikan sebagai panduan dasar kegiatan Smart City di daerah tersebut.

“Di sini (bimtek) dideskripsikan dan dirinci kegiatan apa saja yang merupakan kontribusi setiap perangkat daerah terhadap implementasi Smart City di Kabupaten Sleman, dengan difasilitasi oleh Dinas Kominfo,” jelas Dedy pada saat menghadiri Bimbingan Teknis Smart City hari kedua, Selasa (28/9/2021) di Ruang Rapat Sembada Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.

Pengidentifikasian yang dilakukan nantinya akan menghasilkan beberapa kegiatan yang akan disusun menjadi sebuah Master Plan Program Smart City.

Yudho Giri Sucahyono, Tenaga Ahli Tim Pembimbing Pengembangan Smart City Kabupaten Sleman menyebutkan Master Plan Smart City yang akan disusun tersebut nantinya akan merujuk kepada kerangka kerja yang telah disarankan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

“Akan dibagi dalam 6 (enam) kelompok, ada kelompok Smart Governance, kelompok Smart Branding, kelompok Smart Society, kelompok Smart Environment, kelompok Smart Living, dan kelompok Smart Economy,” tambah Yudho. (Rep Nikke)