Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten (Diskominfo) Sleman telah merampungkan pemasangan seluruh fasilitas Wi-Fi untuk Program Wi-Fi Padukuhan. Pemasangan terakhir diresmikan langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo di Taman Bacaan Gubug Singa (Sinau Ngaji) Kapanewon Seyegan, bertepatan dengan pelaksanaan press tour, Rabu (20/12/2023)

Dengan demikian, program prioritas Bupati Sleman tersebut telah terpasang di 1.212 padukuhan di 86 Kalurahan di Sleman.

“Dengan mengucapkan alhamdulillahhirobbilalamin, 1212 padukuhan Wi-Fi gratis di Kabupaten Sleman sudah terlaksana,” kata Kustini meresmikan pemasangan Wifi Padukuhan ke-1.212.

Program prioritas ini dimulai pada September 2021 lalu, dan dapat diselesaikan pada September 2023. Program ini bertujuan agar masyarakat Sleman dapat menikmati kemajuan teknologi. Selain itu, keberadaan Wi-Fi Padukuhan ini sekaligus sebagai sarana untuk meningkatkan kesejaheraan, perekonomian, dan pendidikan anak-anak di Sleman secara daring.

“Diawali pada bulan September 2021 selesai September 2023. Ini semua visi misi kami yaitu dengan ini adalah program proritas karena bagaimana masyarakat itu bisa tidak ketinggalan adanya pekembangan zaman. Wi-Fi ini untuk meningkatkan pendidikan anak-anak secara daring, maupun meningkatkan perekonomian, sehingga Kabupaten Sleman melek digital dengan meningkatkan pendidikan, perekonomian, dan kesejahteraan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Kabupaten Sleman, Eka Suryo Prihantoro mengatakan pada bulan November telah survei terkait pemanfaatan Wi-Fi padukuhan di 17 Kapanewon di Kabupaten Sleman. Hasil survei memperlihatkan bahwa 84% penduduk Sleman mengetahui adanya program Wi-Fi Padukuhan dan dari jumlah tesebut 77% telah menggunakan Wi-Fi Padukuhan. Sementara 98% pengguna merasakan dampak positif terhadap kehadiran Wi-Fi Padukuhan. Kemudian sebanyak 75% menyatakan kecepatan jaringan internet Wi-Fi Padukuhan masuk kategori cepat.

“Pada bulan November, telah dilakukan penelitian terkait dengan pemanfaatan Wi-Fi padukuhan ini bahwa 84% penduduk Sleman itu sudah mengetahui adanya program Wi-Fi padukuhan tersebut. Dari jumlah yang mengetahui ini yang telah memanfaatan itu adalah sekitar 77% dan 98% nya itu menyatakan positif terhadap program ini, dan 75% menyatakan Wi-Fi ini cepat,” jelasnya.

Eka menambahkan, keberadaan program Wi-Fi Padukuhan ini tentunya sangat membantu masyarakat Sleman dalam kegiatan sehari-hari di berbagai sektor, baik ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Ia juga berharap pada tahun 2024 ada intervensi terkait literasi digital kepada masyarakat agar pemanfaatan Wi-Fi tersebut dapat lebih optimal.

“Program Wi-Fi Padukuhan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sleman dan dapat membantu kegiatan masyarakat di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Semoga ditahun 2024 itu kita ada intervensi kepada masyarakat supaya bisa pemanfaatannya bisa lebih optimal lagi,” sambungnya.

Views: 0