Upaya pencegahan dini Penyakit Tidak Menular (PTM) yang sering mengakibatkan tingginya angka kematian masyarakat Kabupaten Sleman, terus digalakkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Kali ini, Dinas Kesehatan Sleman menggelar Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) Institusi khusus untuk pegawai di Lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Jumat (8/3/2019). Posbindu menjadi langkah pendeteksian dini terhadap PTM mengingat hampir semua faktor risiko PTM tidak memberikan gejala pada yang mengalaminya.

Melalui Posbindu, pegawai Dinas Kominfo Sleman mendapatkan berbagai pelayanan pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekan Indeks Massa Tubuh (IMT), tekanan darah, kolesterol total, gula darah sewaktu, dan asam urat. Selain itu, terdapat meja konsultasi dokter atau ahli gizi di mana pegawai yang sudah melakukan pengecekan, kesehatannya dapat dianalisis oleh dokter maupun ahli gizi.

Dalam kesempatan tersebut, Jihan Ukhti Nashiha, selaku Ahli Gizi dari UGM, menekankan pada para pegawai untuk menjaga pola hidup seimbang, salah satunya dengan aktivitas fisik.

“Saya lihat ada beberapa pegawai yang masih kurang aktivitas fisiknya seminggu hanya satu kali olahraga, saya harap ke depan bisa ditambah minimal 30 menit per hari,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu pegawai Dinas Kominfo Sleman, Eti Purnama Dewi mengutarakan dirinya menerima manfaat besar dari layanan Posbindu ini.

“Saya jadi tahu soal kondisi kesehatan saya sekarang ini, walaupun berat badan normal ternyata ada faktor lain yang melebihi batas normal seperti kolesterol,” beber wanita yang akrab disapa Eti ini.
Di Posbindu ini, Eti juga memanfaatkan program konsultasi dengan Ahli gizi sehingga ia tahu langkah apa yang mesti ia tempuh dengan kondisi kesehatannya.

“Setelah konsultasi langkah awal yang akan saya lakukan ya mengurangi makanan yang menyebabkan kolesterol tinggi seperti gorengan,” ujar Eti.