Kementerian Dalam Negeri RI menggelar Peluncuran dan Sosialisasi Penerapan Aplikasi Pengelolaan Barang Milik Daerah e-BMD berbasis Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 di Hotel Mercure Ancol, Jl. Pantai Indah Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Kamis (14/10/2021).

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Komaedi ini diikuti oleh Pejabat dan Staf di Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Pejabat Penatausahaan, Pengguna, Pengurus Barang, dan Pengurus Barang Pembantu di seluruh Indonesia.

Budi Santoso, Direktur BUMD, BLUD, dan Barang Milik Daerah menuturkan Permendagri Nomor 47 Tahun 2021 ini disahkan untuk mempermudah Pengelolaan Barang Milik Daerah di Lingkungan Pemerintah Daerah. “Harapannya, dengan diresmikannya Permendagri ini, pengelolaan barang milik daerah dapat dilakukan secara cepat, akurat, dan informatif sebagai wujud dari pengelolaan asset yang handal,” jelas Budi.

Sementara itu, Amanah, Kasubdit Barang Milik Daerah I menuturkan bahwa e-BMD ini akan diintergrasikan dengan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). “Nantinya SIPD akan muncul di menu e-BMD dengan alur dari Perencanaan dilanjutkan ke Penganggaran, Penatausahaan, Akutansi, e-BMD, dan diakhiri dengan Pelaporan,” terang Amanah.

Ia juga mengatakan bahwa output dari e-BMD ini nantinya akan mencerminkan seluruh format berbasis Permendagri Nomor 47 Tahun 2021.

Selain itu, e-BMD ini juga akan memuat Sistem Informasi Geografis.

“Di Aplikasi ini ada juga Sistem Informasi Geografis (SIG) terhadap aset tanah dan bangunan serta data relasi dan data pengguna inventaris seperti rumah dinas, peralatan, dan mesin,” tutup Amanah.