Sleman – Peringati Hari Kartini Dinas Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Kabupaten Sleman dan Balai Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BPPKI) Yogyakarta adakan pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Fasilitasi Pengembangan Literasi Informatika Kalangan Perempuan di Aula Dinas P3AP2KB, Kamis (27/4).

Kepala BPPKI, Eka Hanadayani menyampaikan tujuan dari pelatihan tersebut untuk mengenalkan penggunaan internet yang berkembang pesat bagi perempuan dan yang mempunyai anak. Berkembangnya konten pornografi yang mengkhawatirkan di internet menjadi salah satu alasan dari pelatihan tersebut digelar. Oleh karena itu peran ibu atau perempuan untuk meminimalisir konten tersebut baik di keluarga, kelompok masyarakat dan lingkungannya, tambah Eka.

Tidak hanya konten pornografi, tetapi pelatihan ini berguna untuk mencegah anak menjadi pelaku kekerasan atau kriminal. Internet melalui game dan video mampu memberikan pengaruh atau menjadi candu bagi anak. Disamping kurangnya perhatian orang tua terhadap anak, smartphone/gawai mampu menggantikan peran orang tua bagi anak.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas P3AP2KB, Mafilindati Nuraini berpesan agar orang tua khususnya ibu ikut memantau aktifitas anak dalam berselancar di dunia internet. Narkotika Lewat Mata (Narkolema) mampu merusak otak anak dan lebih parah dari dampak Napza dalam merusak otak. Jika anak sudah rusak otaknya maka akan menimbulkan kecanduan dan sulit untuk membedakan mana yang baik dan buruk bagi dirinya.

Materi pelatihan sendiri dimulai dengan pengenalan dasar TIK, etika bermedia, hukum didalam internet, dan cara memblokir konten porno/dewasa baik youtube maupun web browser. Pelatihan dihadiri sebanyak 50 peserta dari Sekolah Jumat, Kelompok Desa Prima, Kader IMP yang menjadi bimbingan dari Dinas P3AP2KB untuk menyebarkan informasi ke masyarakat.

Views: 9