Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman mengajak masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban secara sehat, aman, dan ramah lingkungan guna mendukung kesehatan serta kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers bertema “Kurban Berkualitas untuk Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat”, Kamis (21/5/2026) di Aula Dinas Pertanian Sleman.

Jumpa pers kali ini menghadirkan narasumber Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, serta Kepala Tim Kerja Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto menyampaikan pihaknya dari tahun ke tahun mengadakan kegiatan pemeriksaan dan pemantauan pemotongan hewan kurban, sebagai upaya memberikan jaminan keamanan pangan bagi masyarakat utamanya daging kurban.

“Menjelang Hari Raya Idul Adha, kami melakukan kegiatan pemeriksaan dan pemantauan di pasar tiban untuk mengetahui ketersediaan ternak kurban di Kabupaten Sleman 2026. Adapun hasilnya, sapi sebanyak 4.775 ekor, kambing 4.002 ekor, dan domba 8.466 ekor,” ujarnya

“Selain itu, kami juga melaksanakan pemeriksaan rutin tahunan di pasar hewan kurban dengan sasaran utama kandang kelompok ternak se-Kabupaten Sleman yang menyediakan sapi potong untuk kurban. Pemeriksaan ini bekerja sama dengan Penyuluh Pertanian dari UPT Balai Penyuluhan Pertanian Pangan dan Perikanan setempat. Pemeriksaan juga dilakukan di pasar hewan kurban pada setiap pasaran Pahing sebagai langkah antisipasi dan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” ujarnya.

Rofiq pun menjelaskan bahwa selama pelaksanaan pemantauan di pasar hewan kurban, belum ditemukan ternak sapi yang harus diafkir akibat penyakit hewan menular, seperti antraks. Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah yang terus melaksanakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sehingga ternak yang beredar, khususnya di Kabupaten Sleman, diharapkan dalam kondisi sehat dan layak untuk kurban.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Sugeng Riyanta menekankan pentingnya pengelolaan limbah kurban agar tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Menurutnya, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban perlu disertai pengelolaan sampah dan limbah secara tepat.

“Pemotongan hewan kurban diutamakan di Rumah Potong Hewan (RPH). Namun jika di luar RPH, harus memenuhi beberapa syarat yaitu adanya pagar pembatas, lahan cukup, fasilitas air bersih dan sanitasi. Kemudian disediakan lubang penampungan darah dan rumen sesuai kapasitas. Untuk limbah cair seperti darah dan air cucian jeroan itu ditampung dalam tangki septik atau ditimbun dan ditaburi kapur,” jelasnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam distribusi daging kurban dan menggantinya dengan wadah yang lebih ramah lingkungan, seperti besek bambu, daun, thinwall, wadah guna ulang, atau kemasan ramah lingkungan lainnya,” tandas Sugeng.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Tim Kerja Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Lina Nur Islamiyyah Yunus mengingatkan pentingnya menjaga higienitas selama proses penyembelihan dan distribusi daging kurban. Menurutnya, penanganan daging yang baik dapat mencegah risiko penularan penyakit dan menjaga kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.

“Petugas pemotongan hewan dianjurkan menjaga kebersihan diri, mencucui tangan dengan sabun, dan segera berganti pakaian setelah selesai prosesi penyembelihan. Usahakan juga agar tangan orang yang menangani daging tidak menyentuh bahan-bahan kotor (tanah, darah), memegang rambut, memasukkan tangannya ke dalam hidung atua telinga, dan selalu menjaga kebersihan tangan. Jika perlu, petugas memakai masker, serta menghindari batuk / bersin di depan daging,” jelasnya.

Lina juga mengimbau masyarakat untuk mengolah daging dengan benar sebelum dikonsumsi, termasuk memastikan proses memasak dilakukan hingga matang sempurna.

Dengan demikian, Pemkab Sleman berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lancar, dan membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Views: 0