Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kominfo menyelenggarakan jumpa pers untuk menyampaikan kesiapan penyelenggaraan pengamanan, pelayanan publik, dan koordinasi lintas sektor dalam rangka menghadapi periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Melalui tema ‘Nataru ceria 2025/2026: Kolaborasi Sleman untuk Keselamatan, Ketertiban, dan Kenyamanan Publik’, Pemkab Sleman menegaskan komitmen untuk menghadirkan suasana perayaan dan liburan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kominfo Sleman, Budi Santosa mengatakan bahwa diseminasi informasi yang berdampak langsung pada masyarakat, menjadi kolaborasi antara pemerintah dan media massa.

“Kami butuh bantuan dari teman-teman media. Mohon kerja samanya berita yang diliput oleh teman-teman media kegiatan pemerintah. Di tahun 2025 kami mengucapkan terima kasih sudah cukup banyak berita di Kabupaten Sleman yang diliput oleh teman-teman media. Mudah-mudahan nanti kita bisa, undang khusus teman-teman media untuk evaluasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi menjelaskan bahwa periode nataru merupakan mometum penting yang ditandai dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, mobilitas wisatawan, dan tingginya kebutuhan layanan publik. Untuk itu Pemkab Sleman melakukan pelbagai langkah konsolidasi dan sinergi antar OPD.

“Kami sudah melaksanakan baik pra nataru maupun nanti pada saat libur nataru. Pra nataru sejak bulan November, kami sudah bergerak melakukan survei jalur alternatif kemudian pemetaan peta jalan, titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Kami juga melakukan pemeriksaan kelayakan penggunaan kendaraan. Secara rutin kami melaksanakan pengujian kendaraan bermotor. Kemudian yang intens saat ini dari Dinas Pendidikan terkait penggunaan bus wisata untuk sekolah. Kami juga sudah melakukan pengecekan terhadap kelayakannya. Selain itu kami juga melakukan cek kelayakan jeep pariwisata. Di tahun 2025 ini kurang lebih ada 1018 jeep wisata yang kami cek dan ada yang sekitar 900-an yang memenuhi dan sebagiannya tidak layak untuk dioperasikan,” jelasnya.

Heri menambahkan bahwa pihaknya juga telah melakukan koordinasi lintas sektoral. Di mana, pada puncak perayaan natal dan libur tahun baru nanti, Dinas Perhubungan Sleman akan menerapkan pengaturan dan pengendalian arus lalu lintas di sejumlah titik. Sedangkan untuk posko layanan, Heri mengatakan bahwa Dinas Perbuhungan ikut bergabung dengan petugas keamanan dari Polresta Sleman dan pihak terkait lainnya.

“Kemudian kami juga akan ada di posko, ini kami nanti nderek Pak Noto. Kami akan bergabung juga di posko Turi-Tempel dan Prambanan. Kami juga ada di Condongcatur dan Pakem. Kami juga akan melakukan monitoring melalui ruang control area traffic system yang ada di Dishub Sleman. Itu nanti mengatur agar jalan lancar,” tandasnya.

Sementara itu, untuk keamanan dan kelancaran lalu lintas, Pemkab Sleman menjalin koordinasi intensif dengan Polresta Sleman. Hal itu disampaikan Kabag Ops Polresta Sleman, Kompol Masnoto yang menjelaskan bahwa pihaknya akan menyelenggarakan Operasi Lilin Progo 2025/2026 selama 12 hari.

Operasi tersebut akan berlangsung mulai tanggal 20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026. Selain itu, Polresta Sleman juga akan menyiapkan pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu, di sejumlah titik keramaian dan jalur wisata.

“Untuk operasi, Polresta Sleman nanti akan mendirikan pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu. Titiknya ada empat, ini mengacu dari tahun-tahun sebelumnya. Pertama, untuk pos pengamanan nanti ada di Simpang TWC Jalan Prambanan-Solo, kemudian di Simpang Pelem Gurih Gamping,” jelasnya.

“Kemudian pos pelayanan nanti ada di Amplaz, kemudian pos terpadu nanti ada di Jalan Magelang-Tempel. Kita akan mendirikan pos tersebut selama kegiatan operasi,” sambung Noto.

Adapun personil yang akan ditugaskan merupakan petugas gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Jasaraharja, relawan dan pihak terkait lainnya.

“Terkait personil kami akan melibatkan seluruh personil dari berbagai pihak dalam hal ini, TNI, Pemkab Sleman, dari teman-teman relawan, dan lain sebagainya. Kemudian dalam pengamanan natal dan malam tahun baru, kita juga nanti di backup oleh Polda DIY,” ungkapnya.

Views: 0