SIARAN PERS

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SLEMAN

NO.11/KOMINFO/2025

UPAYA SLEMAN TURUNKAN ANGKA PENGANGGURAN TERBUKA

Sleman, 17 Februari 2025 – Penurunan angka pengangguran merupakan salah satu hal yang menjadi atensi Pemerintah Kabupaten Sleman. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman menyebut TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) di Sleman saat ini sebesar 4,47%. Di mana, TPT tersebut mengalami kenaikan pasca pandemi covid-19.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman, Sutiasih dalam siniar Beranda Sleman beberapa waktu lalu. “Tahun 2019, TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) Sleman itu sudah diangka 3 koma ya. Setelah covid itu melonjak sampai ke 6. Ini belum bisa kembali seperti tahun 2019 sebelum covid. Sekarang 4,47%, ini kan datanya BPS,” ujarnya.

Meski begitu, Sutiasih mengatakan pemerintah daerah berkomitmen menekan angka pengangguran dengan berbagai program, seperti Taksi Pekerja (Fasilitasi Seleksi Pekerja), job fair, WA Blast, dan pelatihan. Diketahui, program tersebut masih berjalan hingga saat ini.

Contohnya Taksi Pekerja, Sutiasih menjelaskan program itu merupakan sarana mempertemukan para pencari kerja dengan pemberi kerja. Program ini dilaksanakan setiap Kamis Pon, dan sudah berlangsung sejak September 2024 lalu.

Berbagai perusahaan di Kabupaten Sleman dapat mengoptimalkan Taksi Pekerja untuk mendapatkan kandidat sesuai kebutuhan mereka. Jenis pekerjaan yang tersedia pun beragam, mulai dari perbankan, manufaktur, garmen, dan lain sebagainya.

“Taksi Pekerja, apa itu? Fasilitasi Seleksi Pekerja yang dilakukan setiap seminggu sekali (Kamis Pon), kami datangkan dua atau tiga perusahaan. Tugasnya Disnaker mencarikan lowongan sebanyak-banyaknya untuk setiap minggu kami hadirkan, dipertemukan. Kalau ini kami paksa untuk merekrut di sini, kami fasilitasi untuk merekruitmen di sini. Kita pantau, kita fasilitasi. Selanjutnya ini gimana matching (cocok) nggak, pencari kerja mau nggak, pekerjanya sesuai nggak dengan kriteria,” kata Sutiasih.

“Kami ingin tingkat pengangguran di Kabupaten Sleman bisa turun lagi dengan upaya seperti itu. Kami sudah kordinasi dengan Kominfo untuk bisa support WA Blast, bisa kami WA semua pengangguran yang ada di Kabupaten Sleman. Datanya kami kerja sama dengan perangkat kalurahan. Ini perlu saya support lagi, saya kirimin WA,” imbuhnya.

Di samping itu, Disnaker Sleman juga menyediakan berbagai jenis pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para pencari kerja. Program pelatihan ini dapat diakses melalui Balai Latihan Kerja (BLK), ataupun LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Sutiasih menyebut, sebanyak 126 LPK tersebar di wilayah Sleman dan telah mengantongi surat izin.  Masing-masing LPK memperoleh suntikan dana dari Pemkab Sleman untuk menyelenggarakan program pelatihan bagi para pencari kerja.

“Kami Disnaker juga melaksanakan pelatihan bagi para pencari kerja. Pelatihan itu juga tujuannya dua arah, untuk mengisi lowongan kerja yang ada sama untuk wirausaha. Mau apa pilihnya, jurusan apa yang ada di kita itu ada 10 kejuruan. Ada juga kami yang di Pemda Sleman ditugaskan untuk menyelenggarakan pelatihan, itu yang swasta kami kerja samakan dengan LPK swasta, selain yang ada di BLK. Sehingga LPK yang ada di Kabupaten Sleman sejumlah 126 LPK, tinggal mau dipakai yang mana,” ungkapnya.

“Lembaganya (LPK) harus berizin ya sesuai dengan ketentuan, persyaratan, ada akreditasi minimal B supaya bisa akses kerja sama dengan kami Pemda Sleman. Jadi kita berikan anggaran kepada LPK untuk melaksanakan pelatihan masyarakat. Jadi ikut membantu meningkatkan kualitas tenaga kerja, tidak hanya pemerintah saja tugasnya,” sambung Sutiasih.

Ia menuturkan, banyak fasilitas yang disediakan Pemerintah Kabupaten Sleman. Tentunya, partisipasi aktif masyarakat dibutuhkan untuk menyukseskan program tersebut, guna menurunkan tingkat pengangguran terbuka dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi sebenarnya ini fasilitas yang disediakan oleh pemerintah saya kira sudah banyak sekali, tinggal masyarakatnya ini harus aktif, harus mencari kesempatan jangan menunggu kesempatan datang. Jangan di rumah saja menunggu dikasih info lowongan, harus datang ke Disnaker atau buka web apa saja, buka webnya Kemennaker bisa siap kerja,” kata Sutiasih.

 

*

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kontak di bawah ini.

 

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman

Phone : (0274) 868405

Fax : (0274) 868945

Views: 0