SIARAN PERS

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN SLEMAN

NO.6/KOMINFO/2025

ASPIKA Sleman Dorong UMKM Lebih Kompetitif

 

Sleman, 30 Januari 2025 – Asosiasi Pengusaha Minuman Makanan Sleman (ASPIKA) mendorong para pelaku UMKM untuk maju dan lebih kompetitif. Berbagai upaya ditempuh ASPIKA agar eksistensi pengusaha makanan dan minuman di wilayah Kabupaten Sleman tetap terjaga dan sejahtera.

Ketua ASPIKA, Mukhlis Haris Nugroho mengatakan untuk mewujudkan hal itu, pihaknya membangkitkan semangat para pelaku UMKM supaya mereka terus berbenah diri, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produksi.

“Kita selalu mendorong teman-teman itu untuk selalu tumbuh dan berkembang. Tumbuh kembangnya itu produksinya, pejualannya, kemudian konektifitasnya. Jadi kalau teman-teman saling berhubungan, kan saling menguatkan. Diproduksinya kita selalu saling menguatkan, saling kita beri masukan,” ungkap Mukhlis dalam dialog interaktif siniar Beranda Sleman.

Di samping itu, Mukhlis membeberkan bahwa selama ia menjabat selaku Ketua ASPIKA, ia menerapkan bahkan menenarkan budaya “membela sesama” dengan cara membeli hasil produksi lokal. Aksi tersebut digalakkan tidak hanya kepada anggota ASPIKA semata, tetapi juga bagi masyarakat.

Gerakan itu bertujuan untuk memakmurkan perekonomian UMKM lokal. Dengan begitu, para pelaku usaha UMKM Sleman semakin terpacu memberikan yang terbaik.

“Yuk kalau kita belanja, ke teman-teman. Tapi kalau kita jualan, ke mana saja. Itu yang selalu saya dorong kepada teman-teman, dan itu menjadi spirit teman-teman. Kalau belanja ya ke teman-teman yang kita kenal dulu, kalau nggak ada, okelah ke yang lain. Tapi kalau jualan, udah hajar aja ke mana saja,” tandasnya.

“Jadi kalau belanja itu hati-hati, karena uang yang kita keluarkan itu penghasilan bagi orang lain. Maka kita mau pilih-pilih, bukan berarti kita gak mau kepada yang lain. Jadi kita tidak anti asing, tapi lebih mengutamakan dulu untuk produk lokal, karena untuk membela ekonomi kita lagi,” sambung Mukhlis.

Lebih lanjut, Mukhlis membeberkan bahwa ASPIKA merupakan perkumpulan pengusaha lokal Sleman di bidang makanan dan minuman, yang telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) atau Balai POM, dan logo halal.

Ia menyebut, banyak dari anggota ASPIKA yang maju bahkan berhasil mengekspor hasil produksinya. Salah satunya ialah pengusaha susu kambing di daerah Turi.

Sementara, UMKM Sleman yang tergolong bertumbuh contohnya ialah pelaku usaha rumput laut. Mukhlis menegaskan, meski bahan baku rumput laut masih diimpor, namun perusahaan hingga tenaga kerjanya merupakan orang asli Sleman. Sehingga barang yang dihasilkan pun menjadi produk UMKM Sleman.

“Jadi teman-teman selalu saya dorong, okelah ayo kita tumbuh berkembang memajukan ekonomi Sleman, agar ekonomi Sleman secara masif produknya juga bisa dijual kemana saja,” tuturnya.

“Jadi apa gunanya saya gembar-gembor beli produk teman tapi kita tidak bisa menyediakan produk yang kompetitif. Mungkin dari segi harga mahal dikit, tapi kita edukasi kepada konsumen ya mahal dikit gapapalah yang penting ini milik tentangga sendiri. Itu nilai pembelaan yang sering kita edukasi. Pelaku industri ada upaya menaikkan kualitas, konsumen juga ada usaha membela,” imbuh Mukhlis.

 

*

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi kontak di bawah ini.

 

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman

Phone : (0274) 868405

Fax        : (0274) 868945

 

 

Views: 0