Sleman – Sebanyak 36 instansi di lingkungan Pemkab Sleman mengikuti bimtek media sosial yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, di Ruang Sembada Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Kamis (17/10/2024).
Acara yang dibuka secara langsung oleh Pjs Bupati Sleman ini, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kreatifitas admin media sosial di lingkungan Pemkab Sleman, mendorong partisipasi aktif perangkat daerah dalam pemanfaatan media sosial dan digital, serta menjadi representasi pemerintah dalam menyajikan layanan prima bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo menuturkan perkembangan teknologi saat ini membawa perubahan masyarakat untuk menggunakan media sosial sebagai sarana memperoleh dan menyampaikan informasi ke publik. Kemudahan ini tentunya perlu dimanfaatkan oleh perangkat daerah dalam upaya publikasi instansinya.
Terlebih saat ini jumlah pengguna media sosial terus meningkat. Untuk itu, keberadaan media sosial harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas pengelolanya dalam menyajikan konten berkualitas.
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) media sosial bagi admin media sosial di lingkup perangkat daerah ini. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya peningkatan kapasitas admin media sosial perangkat daerah Kabupaten Sleman sekaligus sebagai wadah para admin untuk saling bertukar pikiran tentang bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan media sosial bagi pemerintah,” kata Kusno.
“Melalui kegiatan ini saya harapkan akan mengoptimalkan upaya Pemkab Sleman dalam penggunaan media sosial yang tepat guna dalam menyebarkan nilai-nilai positif, integritas, toleransi dan meningkatkan kredibilitas pemerintah,” sambungnya.
Lebih lanjut, Kusno menekankan para peserta bimtek selaku admin media sosial perangkat daerah untuk tetap menjaga netralitas sebagai ASN, terlebih pada masa pilkada saat ini.
“Saya berpesan kepada seluruh admin medsos perangkat daerah untuk tetap mempertahankan netralitas ASN di masa pilkada ini. Netralitas penting untuk menjaga profesionalisme dan integritas ASN sebagai pelayan publik,” imbuhnya.
Adapun materi yang disampaikan dalam bimtek kali ini ialah tips dan trik pengelolaan media sosial, dan bagaimana membangun media sosial menjadi media yang aktif dan efektif.
Manager Online Tribun Jogja, Ikrob Didik Irawan selaku narasumber dalam kegiatan tersebut mengatakan penggunaan berbagai platform media sosial bagi pemerintah daerah mampu meningkatkan pelayanan publik yang diberikan.
“Makanya perpaduan antara website dan medsos itu penting menjadi barang penting. Berita yang di website itu dibuat konten di medsos,” tuturnya.
Ikrob pun menjelaskan cara mengonsep konten media sosial bagi instansi pemerintah daerah, yaitu dengan tidak terpaku pada substansi semata. Namun mengemas inti pesan tersebut dengan kreatif, atau sesuai tren media sosial saat ini.
“Kalau ada tokoh kantor yang punya kekhasan sendiri seperti fotogenic, khas, kumisan, kocak, cantik, ataupun lainnya, bisa menjadi tallent dalam konten. Bikin konten jangan melulu tentang kegiatan, bisa juga hiburan atau edukasi,” tandasnya.
“Terakhir, medsos itu trennya kalau tidak buat tertawa atau nangis, ya edukasi. Potensi daerah, terutama yang menginspirasi bisa menjadi konten,” imbuh Ikrob.
Sebelumnya, pada kesempatan itu dilangsungkan launching aplikasi Temanku Unik (Sistem Pencatatan Buku Tamu Elektronik). Aplikasi tersebut merupakan sistem pelayanan pencatatan buku tamu Dinas Kabupaten Sleman berbasis elektronik.
Aplikasi ini diluncurkan untuk membantu instansi perangkat daerah dalam mempercepat proses penerimaan tamu, mempermudah akses data, dan meningkatkan keamanan serta akurasi pencatatan.
Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Yusak Hendrawan mengatakan sistem ini memudahkan proses pencarian data tamu yang sudah pernah berkunjung ke Kominfo Sleman. Dengan begitu, proses pencatatan maupun pencarian data tamu menjadi lebih cepat dan efisen.
“Dengan adanya sistem “Temanku Unik”, diharapkan proses pencatatan tamu menjadi lebih cepat, efisien, dan aman, sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sleman, khususnya di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman,” kata Yusak.
Views: 0