Siaran Pers No.8/KOMINFO/2024

Tentang

RSUD Sleman Hadirkan Klinik Kecantikan Baru, Kamaratih

RSUD Sleman saat ini memiliki layanan baru bagi masyarakat, yaitu Klinik Estetika Kamaratih. Klinik ini memberikan pelayanan kesehatan kulit berupa perawatan kecantikan. Motivasi pendirian klinik tersebut ialah untuk memberikan layanan yang bisa dinikmati tanpa melalui rujukan, sehingga masyarakat bisa langsung ke RSUD Sleman.

Selain itu, Direktur Utama RSUD Sleman, dr. Novita Krisnaeni mengatakan inovasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kunjungan pasien dan kualitas pelayanan RSUD Sleman. Mengingat, perawatan wajah kini bertransformasi menjadi sebuah kebutuhan di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya bagi perempuan tetapi juga laki-laki.

“Kita pengen pelayanan yang bisa dinikmati masyarakat tapi tanpa melalui rujukan, tapi bisa langsung datang ke RSUD Sleman. Nah kita liat perkembangan zaman sekarang ini, perawatan wajah itukan betul-betul dibutuhkan baik laki-laki maupun perempuan. Kita liat perkembangan di Sleman banyaknya muncul nih klinik-klinik kecantikan, ini ternyata menjadi kebutuhan. Sehingga ya itu muncul ide untuk membuat klinik kecantikan,” katanya dalam siniar Beranda Sleman, Sabtu (2/3/2024).

Nama Kamaratih sendiri diambil dari nama tokoh pewayangan yaitu Dewi Kamaratih yang merupakan putri Bathara Soma. Dewi Kamaratih terkenal akan kecantikan parasnya serta perwatakan yang setia dan cinta kasih. Sesuai dengan namanya, klinik ini diharapkan bisa menambah keharmonisan rumah tangga dari para pengunjung.

Ada beberapa permasalahan kecantikan yang ditangani di Kamaratih, seperti kerutan, kutil, bopeng, bekas luka, hingga bintit hitam. Diketahui, melasma atau jenis penyakit kulit berupa bercak-bercak hiperpigmentasi menjadi keluhan yang paling banyak ditangani di klinik ini.

Lebih lanjut, layanan kecantikan yang disediakan dipatok dengan tarif yang begitu terjangkau. Perawatan untuk kulit wajah (facial) saja hanya dibandrol dengan harga Rp130.000. Harga ini sudah termasuk layanan konsultasi dengan dokter dan penggunaan masker untuk membantu menyehatkan wajah.

“Jadi kami menyediakan paket-paket. Ada yang perawatan peeling, perawatan lainnya, sudah ada paket-paketnya dan harga kami bisa bersaing ya karena ini milik pemerintah. Jadi saya pikir harganya lebih murah,” ungkap dr. Novita.

Meski begitu, kualitas perawatan kecantikan di klinik ini tidak perlu diragukan. Pasalnya Klinik Kamaratih memiliki keunggulan tersendiri, mulai dari perlakuan (treatment) yang diberikan langsung oleh dokter spesialis kulit yang profesional. Kemudian kelengkapan sarana prasarana yang sesuai dengan standar, hingga kondisi ruangan yang begitu nyaman.

Ketika melangsungkan perawatan, dokter akan menganalisa terlebih dahulu masalah kulit dan wajah pasien. Hal ini untuk menentukan jenis treatment yang digunakan sesuai kondisi kulit pasien.

“Nah di RSUD Sleman kita punya dokter spesialis kulit. Artinya bahwa kita punya dokter spesialis kulit yang kompetensinya mumpuni, kompeten. Ada dokter spesialis kulit satu, kemudian perawatnya satu, kemudian beautician satu. Ruang estetika yang kemarin juga menurut dokter di Sardjito ruangannya nyaman, kemudian juga alat-alatnya lengkap,” jelasnya.

RSUD Sleman akan terus mengembangkan pelayanan Klinik Kamaratih. Direncanakan ke depannya akan ada terobosan baru yang dihadirkan, yaitu menggabungkan layanan kecantikan yang telah ada dengan jamu-jamu khas Sleman.

Sesuai dengan rencana jangka panjang, RSUD Sleman juga akan melakukan pengembangan beberapa jenis layanan yaitu perawatan kecantikan tradisional serta layanan bedah plastik. Dengan begitu, RSUD Sleman dapat mewujudkan healt tourism dan menjadi rumah sakit unggul yang tidak hanya dikunjungi masyarakat setempat tetapi juga masyarakat dari luar Sleman.

“Ya harus di-update. Ke depan mau kita health tourism, dan mungkin akan kolaborasi juga dengan dokter bedah plastik, biar tambah cantik. Untuk yang jangka panjang, kepinginnya ya berkembang. Sekalian kita melengkapi dengan alat-alat modern dan lainnya. Selain itu juga kita berkembang ke bedah plastik. Itu yang akan kita capai di tahun yang akan datang, healt tourism, dan menjadi rumah sakit yang unggul,” tutur dr. Novita.

“Terlebih lagi akan kita kembangkan juga dijangka panjang adalah perawatan tradisional. Mungkin nanti akan kita kembangkan dengan spa, kemudian kita integrasikan dengan pemanfaatan jamu-jamu yang dimiliki Sleman. Kita juga sebetulnya sudah kerjasama dengan UGM kaitannya dengan jamu. Ini nanti akan kita integrasikan dengan pelayanan estetika Kamaratih yang ada di RSUD Sleman,” sambungnya.

 

 

Views: 0