Sleman – Dalam upaya mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia dalam rangka proses pengambilan keputusan berbasis data, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bimtek Pengisian e-Walidata kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman. Bimtek tersebut digelar secara bertahap pada 15 hingga 17 Februari 2023.

Kepala Diskominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro dalam sambutannya yang disampaikan oleh Noor Hidayati ZP selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik menyampaikan bahwa bimtek tersebut diselenggarakan dengan berlandaskan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Dengan adanya data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, serta dikelola secara seksama, terintegrasi dan berkelanjutan diharapkan dapat terwujud keterpaduan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan,” imbuh Ida dalam acara Pembukaan Bimtek Pengisian e-Walidata di Ruang Praja I Setda Sleman, Rabu (15/2/2023).

Ia melanjutkan, Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) pada saat ini telah dikembangkan e-Walidata sebagai data dan informasi bagi perencanaan pembangunan Daerah. Diharapkan dengan adanya e-Walidata ini, perencanaan pembangunan daerah menjadi lebih tepat dan efisien sehingga tujuan pembangunan dapat tercapai sepenuhnya.

Selain itu, Ida juga menyebutkan bahwa e-Walidata merupakan salah satu perwujudan Satu Data Indonesia. Diperlukan adanya komitmen kepala daerah, kolaborasi, koordinasi dan sinergi antar perangkat daerah, forum data, pembina data, serta pihak-pihak lain yang terkait untuk merealisasikan Satu Data Indonesia di daerah.

Sementara Emmy Wulan Arumdati, Kepala Seksi Data Statistik Diskominfo Sleman selaku narasumber menjelaskan bahwa SIPD dimulai dari proses e-Walidata, data perencanaan pembangunan daerah, proses perencanaan pembangunan daerah, serta analisis dan profil pembangunan daerah.

“Proses perencanaan pembangunan daerah yang komprehensif memanfaatkan data dari e-Walidata dan sinkronisasi data menjadi dasar dalam penyusunan perencanaan jangka panjang, menengah dan tahunan daerah yang berkualitas,” jelas Emmy.

Views: 1