Sleman – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman menerima kunjungan kerja dari Komisi IV DPRD Tangerang di Smart Room Diskominfo Sleman, Jumat (13/5/2022). Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari mengenai infrastruktur-infrastruktur jaringan yang ada di Diskominfo Sleman. Rombongan dari Tangerang yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Tangerang ini diterima langsung oleh Kepala Diskominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro, bersama Sekretaris Diskominfo Sleman, Purwati.
“Sesuai dengan surat yang telah dilayangkan tujuan kami Komisi IV ingin memperdalam mengenai pembangunan pada infrastruktur jaringan,” ungkap Sumarti S.
Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa hal yang dibahas, seperti bagaimana pengoptimalan jaringan internet gratis untuk seluruh daerah, pemasangan CCTV dalam rangka menjaga ketertiban 24 jam, sistem pengaduan daerah. dan yang terakhir mengenai jaringan internet.
“Pada tahun 2022 ini, Sleman memiliki satu program unggulan, yaitu pemasangan wifi di 1.212 padukuhan. Jadi setiap padukuhan di Sleman diberikan satu titik wifi gratis,” ungkap Purwati. Hal tersebut diharapkan dapat membantu tidak hanya masyarakat tetapi juga komunitas-komunitas dengan adanya akses internet gratis.
Mengenai jaringan CCTV, Purwati mengatakan bahwa Diskominfo Sleman telah memasang di beberapa titik, tidak hanya di jalan, tetapi juga pada titik-titik rawan konflik. Hal tersebut diharapkan dapat mempermudah mengawasi ketertiban dalam masyarakat.
“Untuk CCTV selain untuk kelancaran lalu lintas, digunakan juga untuk menjaga ketentraman dan ketertiban. Hal tersebut dikarenakan Sleman yang akhir-akhir ini sedang darurat klitih,” tambah Purwati.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro menjabarkan beberapa hal mengenai fasilitas jaringan internet di Kabupaten Sleman, seperti tata cara permintaan fasilitas internet dan juga tantangan yang dihadapi oleh Diskominfo Sleman. “Intinya permohonan dari warga kemudian ke kami, selanjutnya kami tindaklanjuti,” ujar Eka.
“Mungkin jika di Kota Tangerang lebih mudah karena daerah perkotaan. Namun di sini ada juga yang di daerah Merapi dan Prambanan. Jadi ada yang bisa kita jangkau dengan provider, yang tidak berarti kominfo harus turun tangan,” tambah Eka. (Rep Ivan)
Views: 0