Sleman – Kasus kebakaran atau terduga dibakar yang terjadi di 8 lokasi wilayah Kecamatan Godean dan Kecamatan Gamping yang terjadi pada Minggu (5/2) lalu menjadi salah satu perhatian Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sleman dalam acara Coffe Morning Bupati Sleman dan Forkopimda di Kodim 0732/Sleman, Selasa (7/2).

Kapolres Sleman AKBP Burkan Rudy Satria, S.IK., yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa kejadian kebakaran di 4 lokasi di wilayah Sidokarto Godean dan 4 lokasi di wilayah Mejing Gamping memiliki pola yang hampir sama.

Menurutnya kejadian memiliki jeda waktu sekitar 30 menit dengan jarak lokasi pertama ke lokasi kedua dan ke lokasi ketiga berjarak 400-500 meter. Baru pada lokasi keempat jaraknya agak jauh sekitar satu sampai dua kilometer. Untuk motif pelaku, pihaknya belum bisa menentukan dan berharap dalam minggu ini kasus kebakaran tersebut dapat terungkap.

Atas kejadian tersebut Bupati Sleman Sri Purnomo menghimbau pada masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengintensifkan siskamling, karena berkaca dari kejadian tersebut yang terjadi justru disiang dan menjelang sore hari. Sri Purnomo berharap agar masyarakat selalu memonitor setiap warga asing yang datang dilingkungannya untuk mengantisipasi kejadian serupa dan tindak kriminal lainnya.

Selain membahas masalah kebakaran, Sri Purnomo dalam acara tersebut juga menyampaikan keprihatinanya terhadap berita hoax (diragukan kebenarannya) yang banyak beredar di media sosial saat ini. Sri Purnomo mengajak masyarakat agar cerdas dalam memilih, memilah, dan mengolah berita yang ada serta tidak menyebarkan berita-berita hoax tersebut yang tidak jelas sumbernya dan belum tentu dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam forum tersebut Forkompimda juga membahas permasalahan lainnya seperti kebencanaan, keamanan, perijinan, jaminan kesehatan, dan lainnya yang bertujuan untuk menciptakan sinergi lintas sektor untuk berkoordinasi mengantisipasi maupun menyelesaikan permasalahan di Kabupaten Sleman.