Pusat Data Kabupaten Sleman dinyatakan masih berhak menyandang sertikat ISO 27001:2013 usai dilakukan proses audit surveilans ISO 27001:2013 sistem manajemen keamanan informasi.

Proses audit yang dilakukan oleh TÜV NORD Indonesia ini berlangsung pada Rabu (18/3/2020) hingga Kamis (19/3/2020) bertempat di Dinas Kominfo Sleman.

Edi Haryanto, Kepala Seksi Pengelolaan Pusat Data Dinas Kominfo Sleman mengatakan bahwa audit ini merupakan audit pertama sejak mendapatkan predikat sebagai pusat data bersertifikasi ISO 27001:2013 pada tahun 2019 lalu.

“Hal ini wajib dilakukan oleh lembaga sertifikasi terhadap instansi yang telah memiliki sertifikat ISO,” tandas Edi.

Edi menambahkan tujuan audit ini adalah untuk menentukan apakah pusat data milik Sleman ini masih berhak menyandang sertikat ISO atau tidak.

Dalam proses audit ini dilakukan pengecekan dokumen ISO serta kelengkapannya pun kesesuaiannya dengan kondisi riil di pusat data. Temuan ketidaksesuaian dan catatan perbaikan menjadi bahan untuk evaluasi bagi pusat data.

Amril Nugraha Adhi, auditor dari TÜV NORD Indonesia berpesan untuk memperbaiki catatan dan dokumen. Pun, Pusat Data Sleman diminta konsisten dalam penerapan SMKI (Sistem Manajemen Keamanan Informasi).