Untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan aduan masyarakat, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman, UNDP, KOICA, dan UI-CSGAR menggelar Pelatihan Teknis untuk Operator SP4N-LAPOR! di Organisasi Perangkat Daerah Sleman. Pelatihan yang dilakukan selama 2 hari dari Rabu (26/1/2022) hingga Kamis (27/1/2022) di Hotel Royal Ambarrukmo Sleman ini diikuti oleh admin aduan semua OPD yang ada di Kabupaten Sleman.

Kepala Diskominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya strategis yang dilakukan pemerintah demi terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik, terutama di Kabupaten Sleman.

“Sebagai salah 1 (satu) dari 6 (enam) wilayah pilot dalam proyek kerja sama peningkatan kapasitas SP4N-LAPOR! Kementerian PAN RB – UNDP – KOICA, Kabupaten Sleman siap untuk memberikan pelayanan pengaduan yang terbaik kepada masyarakat,” jelas Eka.

Eka menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Diskominfo telah menyediakan dan juga terus mengampanyekan 13 kanal aduan, termasuk di antaranya SP4N-LAPOR! kepada masyarakat.

“Baik manual maupun digital, mulai tatap muka, telepon, email, sms, website, aplikasi, hingga media sosial disediakan bertujuan untuk memudahkan seluruh kalangan masyarakat dalam menjangkau Pemerintah Kabupaten Sleman, secara cepat, murah dan mudah,” tutur Eka.

Sejalan dengan kemudahan tersebut, masyarakat di Kabupaten Sleman juga semakin banyak menyampaikan aspirasinya kepada Pemerintah Kabupaten Sleman. Hal ini terlihat dari jumlah aduan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Peningkatan jumlah tersebut tentunya juga diiringi dengan peningkatan keterselesaian atau tindak lanjut aduan oleh Perangkat Daerah di Kabupaten Sleman,” ujar Eka.

Hal tersebut dapat dilakukan berkat dukungan dari Tim Koordinasi Pengelolaan Pengaduan Pemerintah Kabupaten Sleman yang tersebar di 29 Perangkat Daerah, 2 RSUD, 17 Kapanewon dan 1 BUMD. Pada Tahun 2022 ini, total sebanyak 55 personil tergabung sebagai Pengelola Pengaduan, dimana 2 diantaranya adalah admin utama yang berada di Diskominfo Sleman.

“(Untuk itu) saya mengimbau agar para peserta dapat mengikuti pelatihan ini selama dua hari penuh, serta dapat berpartisipasi aktif dan sungguh-sungguh, demi efektifnya keluaran atau outcome dari pelatihan ini, yaitu peningkatan kapasitas dalam Pengelolaan Pengaduan di Kabupaten Sleman,” tutup Eka. (Rep Rahman)