Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman menggelar acara silaturahmi dan makan bersama untuk seluruh staf dan karyawan pada Selasa (4/8/2020) di halaman belakang kantor Dinas Kominfo Sleman.

Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 31 Juli 2020 lalu. Acara dimulai dengan sambutan singkat dari Kepala Dinas Kominfo, Eka Suryo Prihantoro, sekaligus perkenalan karyawan yang baru saja bergabung.

Acara silaturahmi yang digelar oleh Kominfo Sleman ini dilaksanakan dengan mematuhi standar protokol kesehatan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Hal tersebut ditunjukan dengan penerapan slogan “CITA MAS JAJAR” atau cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker dan jaga jarak. Saat berlangsungnya acara disediakan wastafel dan hand sanitizer untuk para staf dan karyawan. Terlihat juga kursi yang disusun dengan memberikan jarak 1-2 meter sesuai dengan imbauan dari WHO (World Health Organization).

Sepanjang acara juga sama sekali tidak terlihat ada staf dan karyawan yang tidak menggunakan masker, bahkan beberapa menggunakan face shield untuk mengantisipasi penularan virus covid-19 disekitar kita. Antrean saat mengambil makanan juga diatur secara berkloter agar staf dan karyawan tidak berdesakan dan dapat tetap menjaga jarak aman.

Purwati, Sekretaris Dinas Kominfo Sleman menjelaskan bahwa kegiatan internal ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepegawaian untuk meningkatkan interaksi sosial di antara staf dan karyawan. Kegiatan tersebut juga telah menjadi agenda rutin yang selalu diadakan di Dinas Kominfo Sleman dengan menyesuaikan moment atau hari besar yang ada.

“Kegiatan seperti ini, kalau dalam pemerintahan namanya kegiatan peningkatan kapasitas SDM karena disitu ada proses pembinaan kepegawaian yang dilakukan langsung oleh Kepala Dinas. Jadi, makan-makan itu hanya sebuah cara saja, tapi intinya adalah peningkatan kapasitas SDM yang ada di Kominfo, kemudian meningkatkan rasa kerjasamanya karena kalau pekerja itu juga harus diimbangi dengan kegiatan non-formalnya,” ujar Purwati.

Selain itu, Purwati juga menjelaskan bahwa acara seperti ini menjadi penting dilakukan untuk mengembangkan kesetaraan dan keterbukaan, sehingga dapat meningkatkan semangat dan aura kerja yang positif di antara para pegawai.

Kegiatan ini juga dapat menjadi salah satu sarana pembuka komunikasi non-formal di antara pegawai sehingga kedepannya dapat meningkatkan kualitas team work yang terjalin dan menghasilkan sesuatu yang untuk lembaganya.

“Pegawai itu jangan jadi robot, dia juga harus berinteraksi sosial untuk menghasilkan pekerjaan yang berkualitas,” pungkas Purwati. (Rep Ami)