Sleman – Untuk memastikan keamanan dan kelancaran program internet gratis di padukuhan, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman bekerja sama dengan PT. Telkom Indonesia menggelar pelatihan Setting Landing page dan Filtering Wifi Padukuhan, Jumat (20/8/2021). Pelatihan yang berlangsung di Sleman Smart Room Dinas Kominfo tersebut diikuti oleh Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Pengendalian Telekomunikasi (ITI-PT) dan Bidang Layanan E-Government dan Persandian (E-Gov).

Pelatihan diawali dengan penjelasan oleh Muhammad Doni, perwakilan PT.Telkom Indonesia mengenai tata cara pengaturan Landing Page, seperti pengaturan Website Customer dan Web Pamphlet Customer.

“Untuk web pamphlet, harus meminta dahulu hak aksesnya untuk bisa mengubah pamphlet gambar banner atau landing page dari layanan main service.id. Customer juga harus mendaftarkan emailnya terlebih dahulu untuk mendapatkan username dan password-nya,” papar Doni.

Sedangkan untuk filtering-nya sendiri, Ruri Prihantoro dari PT.Telkom Indonesia mengatakan nantinya akan disesuaikan dengan peraturan Kementerian Kominfo.

Dinas Kominfo Sleman berharap di layanan wifi padukuhan dapat diberikan akses untuk memudahkan mengatur landing page-nya.

“Intinya bagaimana kita diberi akses untuk bisa mengubah landing page untuk semua padukuhan yang dipasang Telkom,” jelas Yusak Hendrawan, Kepala Seksi Persandian Bidang E-Gov Dinas Kominfo Sleman.

Hal tersebut dilakukan agar dapat memudahkan Dinas Kominfo untuk menentukan tampilan landing page nantinya seperti apa, misalnya dapat menampilkan video di landing page.

“Sebelum masuk ke log in Telkom, kita libatkan ke satu URL khusus menampilkan sesuai keinginan kita video 3 detik atau 5 detik setelah itu baru memunculkan halaman log in, jadi mau gak mau harus dilihat tidak bisa di skip, setelah log in mereka sudah menyambung,” ujar Dani Ari Sasongko, Pengelola Sistem dan Jaringan Bidang ITI-PT Dinas Kominfo Sleman.

Untuk filtering-nya, Yusak menginginkan untuk diatur sedemikian rupa sehingga dapat memberikan keamanan kepada masyarakat dalam memanfaatkan layanan internet padukuhan.

“Untuk mencegah mengakses webiste dengan tanda kutip tidak benar maka perlu adanya filtering, agar tidak asal mengakses website yang tidak perlu dibuka,” imbuh Yusak.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro berharap semua pengaturan sistem landing page dan filtering di Program Internet Gratis Padukuhan ini berjalan lancar, sehingga program tersebut dapat berjalan sesuai dengan tujuannya. (Rep Rahayu)