Cap yang diberikan Komisi Informasi Daerah (KID) DIY bahwa Sleman sebagai pemantik semangat keterbukaan informasi, tak membuat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten Sleman terlena. Hal ini disampaikan, Komisioner KID DIY, Suharnanik Listiana, pada pertemuan Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Sleman Smart Room, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sleman, Kamis (14/03/19).

Wanita yang bekerja sebagai Komisioner Komisi Informasi Daerah (KID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bidang Advokasi, Sosialisasi dan Edukasi ini mengatakan bahwa Sleman cukup baik dalam keterbukaan informasi publik dan menjadikan pemantik semangat bagi daerah-daerah lain di Yogyakarta.
“e-PPID itu baru ada di Kabupaten Sleman sedangkan di Kabupaten lain yang ada di Yogyakarta belum ada sehingga ini juga tambahan Kabupaten Sleman yang dianggap sebagai pemantik semangat bagi kabupaten lain selain prestasi pelayanannya,” tambah Suharnanik.

Sementara itu, Eka Suryo Prihantoro, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman sebagai PPID Utama Kabupaten Sleman, mengakui keberhasilan Dinas Kominfo Sleman di tahun-tahun sebelumnya dalam hal keterbukaan informasi publik. Walau demikian Eka menyampaikan Dinas Kominfo Sleman akan tetap fokus dan memaksimalkan pelayanan informasi publik.

Ditambahkan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo Kabupaten Sleman, Noor Hidayanti Zakiyah Pramulani, yang paling ditekankan pada pelayanan informasi publik adalah bagaimana pelayanan ini tak hanya dilakukan saat ada momen tertentu seperti Monev saja namun menjadi suatu kebiasaan yang konsisten dan selalu meningkat utamanya dalam hal pelayanan.