Sleman – Itech didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan ajang pemberian penghargaan TOP IT TELCO 2017, Selasa (31/10) di Balai Kartini, Jakarta.

Bertemakan “Digital Business Transformation for Great Indonesia”, M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelengara TOP IT TELCO 2017 sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah Itech mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kalangan bisnis, institusi pemerintah, BUMN dan lembaga lain agar senantiasa peka dalam menyikapi tren perkembangan IT & TELCO dengan melakukan updating (pemutakhiran). “Bahkan bisa lebih kreatif dalam mengembangkan inovasi dan solusi IT TELCO di setiap instansi untuk kemajuan perusahaan atau instansi yang tentunya akan berdampak luas bagi masyarakat, sekaligus bisa meningkatkan daya saing pembangunan nasional,” terang Lutfi.

Dalam ajang penghargaan ini, Lutfi menuturkan bahwa dewan juri telah menetapkan 53 perusahaan dan 25 instansi pemerintahan yang mendapatkan penghargaan TOP IT TELCO 2017, salah satunya adalah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Pemkab Sleman memeroleh penghargaan di dua kategori, yakni TOP Leader in IT Leadership 2017 dan TOP IT implementation on Digital City Development.

Penghargaan TOP IT Leadership sendiri diberikan Itech kepada Bupati Sleman, Sri Purnomo, karena dinilai memiliki komitmen dan dukungan yang tinggi terhadap keberhasilan implementasi sistem IT di Sleman. Penilaian ini didasarkan pada pemahaman, bahwa akan sangat sulit untuk mengimplementasikan dan memanfaatkan sistem IT di instansi pemerintahan, tanpa dukungan dan komitmen dari TOP Manajemen.

Sementara itu, untuk TOP IT implementation on Digital City Development Intriati Yudatiningsih, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, sebagai salah satu penerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa kemenangan Sleman dalam kategori ini tak lain karena keberhasilan Sleman dalam pengimplementasian IT di kegiatan pemerintahnya. “Kabupaten Sleman dianggap berhasil dalam mengimplementasikan dan memanfaatkan IT untuk meningkatkan kinerja, daya saing, dan layanannya,” ungkap Intri.

Menurut Intri, Kabupaten Sleman kini sudah membangun aplikasi untuk e-government mulai dari perencanaan, kemudian budgeting, pengendalian evaluasi, pertanggungjawaban, sampai dengan e-kinerja. Karenanya, Kabupaten Sleman menjadi salah satu nominator dari kabupaten maupun provinsi yang diusulkan oleh Kementerian Kominfo ke panitia Itech. “Iya ini kan sambung-menyambung dari mulai perencanaan terintegrasi sampai dengan pertanggungjawaban,” tambah Intri.

Intri menuturkan bahwa Kabupaten Sleman sebelum mendapatkan dua penghargaan tersebut, telah melewati berbagai rangkaian seleksi. “Diadakan penjurian mulai dari pengisian kuesioner kemudian wawancara dari juri Itech itu sendiri kemudian dari yang dinilai tadi kemudian dipilih untuk mendapatkan penghargaan TOP IT dan Telco untuk 2017,” terang Intri.