Sleman – Dinas Komunikasi dan Informatika Sleman berhasil melakukan penyusunan Buku Indeks Williamson dan buku statistik Kabupaten Sleman. Data-data dari buku-buku ini nantinya bisa dijadikan bahan acuan perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Sleman. Hal ini disampaikan oleh Arif Haryono, Asisten Bidang Administrasi Umum Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman saat membuka Seminar Hasil Indeks Williamson dan paparan hasil penyusunan buku statistik, Rabu (19/12/2018) di Sleman Smartroom, lantai 3 Dinas Kominfo Sleman.


Selain sebagai bahan perencanaan dan evaluasi, Arif mengatakan data-data dari buku statistik ini juga dapat digunakan untuk laporan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SPID).


“Data punya peran penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program dan kegiatan di pemerintah daerah. Oleh karena itu, dimohon agar data-data tersebut dapat menjadi dasar perencanaan program dan kegiatan sehingga program dan kegiatan yang dilakukan dapat lebih terencana dan terarah sehingga pembangunan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan target RPJMD dapat tercapai,” ucap Arif.


Lebih lanjut, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sleman, Noor Hidayati Zakiyah Pramulani menjelaskan bahwa setidaknya ada 7 buku statistik yang berhasil disusun dan diolah oleh Dinas Kominfo Sleman. Buku tersebut adalah Buku Indeks Williamson, Buku Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2017, Buku Indeks Pembangunan Gender Tahun 2017, Buku Indeks Gini Tahun 2017, Buku ICOR Tahun 2017, Buku Indeks Nilai Tukar Petani Tahun 2018, dan Buku Inflasi Tahun 2018.


Ida menyampaikan ada kesimpulan data dari setiap buku tersebut, contohnya dalam Buku Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2017 terdapat kesimpulan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sleman tahun 2017 menduduki urutan ke-2 di DIY.


“Untuk tingkat kabupaten/kota se-Indonesia, Sleman rangking 5 sekaligus menjadi peringkat 1 tingkat kabupaten se-Indonesia,” bebernya.
Sedangkan dalam Buku Indeks Nilai Tukar Petani Tahun 2018, Ida memaparkan bahwa angka Nilai Tukar Petani (NTP) masih di atas 100.

“Artinya perkembangan harga produksi pertanian masih di atas harga kebutuhan pokok dan harga biaya produksi. Hal ini berarti petani masih surplus,” katanya.


Dalam penyusunan ketujuh buku ini, Dinas Kominfo Sleman dibantu oleh berbagai pihak. “Selain buku Indeks Williamson, penyusunan buku statistik bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman. Sedangkan Buku Indeks Williamson dilaksanakan dengan narasumber dari akademisi,” kata Ida.


Dengan dibantu pihak yang berwenang ini, Ida optimis bahwa data-data yang dihimpun ini akan menjadi hal yang penting dalam pengambilan kebijakan khususnya untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan.