Sarjono, Camat Moyudan menyampaikan semua desa di wilayah Kecamatan Moyudan siap untuk menerapkan Keterbukaan Informasi Publik. “Memang saat ini belum ada satupun desa yang sudah membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), tapi saat ini semua desa di wilayah Kecamatan Moyudan sudah memiliki website sendiri. Juga sudah ada baliho-baliho di tempat umum yang memuat APBDes,” ujar Sarjono, dalam acara Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik yang dilaksanakan Komisi Informasi Daerah DIY di Kantor Kecamatan Moyudan, Jumat (26/10). Sarjono menyambut baik diadakannya sosialisasi ini karena akan bermanfaat bagi aparat desa untuk segera membentuk PPID.

Dalam sosialisasi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten Sleman yang diwakili Noor Hidayati Zakiah Pramulani menyampaikan tentang visi misi Kabupaten Sleman yang mendukung keterbukaan informasi publik. “Visi Kabupaten Sleman cerdas, penerapannya di antaranya adalah aparat pemerintah bekerja profesional dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi, supaya pelayanan kepada masyarakat bisa diberikan dengan cepat dan mudah. Termasuk juga desa sebagai bagian dari Pemkab Sleman,”ungkap Noor Hidayati.

Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik ini diikuti perangkat desa di wilayah Kecamatan Moyudan yang terdiri dari Desa Sumberahayu, Sumbersari, Sumberagung, dan Sumberarum. Selain itu juga diikuti PKK dan Karang Taruna.

Sebagai narasumber adalah Warsono, Wakil Ketua Komisi Informasi Daerah DIY. Warsono menegaskan pentingnya transparansi dalam pengelolaan badan publik. “Keputusan dan kebijakan yang dibuat berdasarkan partisipasi masyarakat akan lebih akuntabel dan terhindar dari penyimpangan-penyimpangan,” tegas Warsono.