Iqbal Aji Daryono, penulis Mojok.co berbagi solusi bagaimana membuat website milik lembaga pemerintah menjadi lebih enak dibaca. “Informasi yang disampaikan isinya mesti menarik, bermanfaat, aktual, serta mendidik pembaca yang tentunya adalah masyarakat. Selain itu bahasa yang digunakan harus mudah dipahami oleh semua orang,” ujar Iqbal.

Selama ini Iqbal menemukan bahwa konten dalam web pemerintah masih sangat formal dengan gaya bahasa yang mirip laporan pertanggungjawaban acara. Selain itu banyak kata tidak perlu, judul yang terlalu formal dan tidak mengundang rasa ingin tahu pembaca.

Untuk itu Iqbal menyarankan para admin untuk menyesuaikan point of interest yang paling cocok demi kepentingan sasaran dan membuat berita yang berorientasi ke kepentingan publik atau pembaca. Selain itu penting juga untuk menyesuaikan bahasa yang digunakan dan meminimalkan istilah teknis yang terlalu bernuansa birokratis.

Sejak diberlakukannya Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, instansi pemerintah atau badan publik wajib menyediakan informasi bagi publik. Website menjadi sarana terbaik saat ini untuk menyediakan informasi tersebut, sekaligus menjadi etalase lembaga plat merah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka bekerja.

Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Kominfo Kabupaten Sleman mengadakan Workshop Penulisan Kreatif Website dan Media Sosial Perangkat Daerah di Pemerintah Kabupaten Sleman. Workshop diselenggarakan di Desa Wisata Kampung Sejarah, Dusun Kelor, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, pada Rabu (11/7/2018) pukul 09.00 WIB.

Iqbal Aji Daryono sebagai narasumber dalam workshop tersebut memaparkan materi di hadapan peserta yang merupakan admin website dan akun media sosial perangkat daerah di Kabupaten Sleman. Iqbal menghendaki materi yang dipaparkannya dapat menjadi pemicu bagi para admin untuk mengelola website dan akun media sosial menjadi lebih menarik.