Grand launching Sistem Pengelolaan dan pelayanan pengaduan Lapor Sleman, launching tampilan baru website slemankab.go.id, dan  launching publikasi melalui SMA LBA atau Location Based Advertising di Area Bandara Asisutjipto telah dilakukan di rumah dinas bupati Senin(3/4) oleh bupati sleman Drs. Sri Purnomo yang ditandai dengan pelepasan busur panah dari smartphone.

Hadir pada kesempatan tersebut antara lain wakil bupati sleman Dra. Sri Muslimatun, M.Kes, Kapolres Sleman  AKBP. Burkan Rudy Satria, SIK, Asekda bidang Pemerintahan dan Kesra  Supardi, SH, Asekda bidang Ekonomi  Pembangunan Dra. Suyamsih,MPd, Ditrektur Bank Sleman Muhammad Sigit, dan seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman dalam kesempataan tersebut menyampaikan bahwa Smart Regency atau Kabupaten Cerdas adalah muara yang ingin dicapai Kabupaten Sleman yang tertuang dalam Visi Kabupaten Sleman tahun 2016-2021 yaitu terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya dan terintegrasikannya sistem e-government smart regency pada tahun 2021.

Untuk mewujudkan Sleman Smart Regency , dilakukan dengan pengembangan dan pengelolaan berbagai sumberdaya secara efektif dan efisien, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memaksimalkan pelayanan publik serta untuk pembangunan yang berkelanjutan. Sedang terintegrasikanya sistem e-government merupakan sarana untuk memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat dan lebih transparan,menuju masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri dan berbudaya. Lebih lanjut disampaikan bahwa peningkatan pelayanan publik merupakan bagian dari komitmen Pemkab Sleman  untuk menginplementasikan  misi Pemerintah Kabupaten Sleman , yaitu meningkatkan tata kelola pemerintahan yaang baik  melalui peningkataan kualitas birokrasi  yang responsif.

Disampaikan pula bahwa melalui aplikasi Lapor Sleman  pada smartphone, masyarakat dapat secara langsung menyalurkan aspirasinya terhadap  proses pembangunan  di kabupaten sleman. “Yang jelas masyarakat dapat memberikan masukan berkenaan  dengan pelayanan publik yang menjadi tugas pemerintah Kabupaten Sleman, baik  yang terkait infrastruktur seperti permasalahan sampah atau permasalahan lain seperti pelayanan publik dan juga. Masukkan atau aduan tersebut dengan mengirimkan foto disertai keterangan yang dikirim  ke Lapor Sleman yang disertai titik GPS sehingga bisa diketahui  ordinat letak lokasi yang dilaporkan, sehingga sangat kecil kemungkinan untuk salah lokasi dalam penanganan”, jelas Sri Purnomo.

Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sleman drg. Intriati Yudatiningsih, M.Kes melaporkan bahwa launching yang dilakukan di Rumah dinas bupati tersebut mencakup tiga kegiatan, yaitu Grand Launching sistem pengelolaan dan pelayanan pengaduan Lapor Sleman, launching tampilan baru website slemankab.go.id, dan launching publikasi melalui SMS LBA atau Location Based Advertising di Area Bandara Adisutjipto .

Lebih lanjut dilaporkan bahwa  sistem pengelolaan dan layanan pengaduan lapor sleman merupakan sistem pengelolaan dan pelayanan pengaduan masyarakat atas penyelenggaraan pelayanan publik pemerintah kabupaten sleman. Sistem tersebut melingkupi tata kelola pengelolaan dan pelayanan pengaduan dengan melibatkan personil atau admin dari seluruh OPD dan BUMD, serta sistem informasi yang mengintegrasikan berbagai kanal aduan.

Saat ini Pemkab Sleman telah menyediakan 4 kanal aduan yang secara aktif digunakan oleh masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. Kanal tersebut yaitu SMS aduan  ke nomor 08119525000, menu surat warga diwww.slemankab.go.id, media sosial di facebook &twitter , dan aplikasi lapor sleman yang berbasis android di smartphone yang dapat diunduh di playstore.