Sleman – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sleman menggelar Paparan Hasil Penyusunan Buku Statistik Daerah Kabupaten Sleman, Kamis (30/11) di Innovation Room, Rumah Makan Pringsewu. Acara ini mengundang narasumber dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman.

Intriati Yudatiningsih, Kepala Dinas Kominfo Sleman menyampaikan, paparan yang ditujukan bagi seluruh Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman ini bertujuan untuk melihat tindak lanjut dari setiap Perangkat Daerah dalam rangka menyikapi apa yang sudah dicapai Sleman.

“Jadi misalnya mengenai PDRB (Produk Domestik Regional Bruto-red) di sektor apa yang kira-kira harus didongkrak lebih jauh nanti dari Perindag atau dari Pertanian sendiri melakukan tindak lanjut melalui pembinaan-pembinaan kepada sasaran mereka masing-masing,” tutur Intri.

Selain itu, paparan ini dinilai penting karena buku yang telah disusun nantinya dapat berpengaruh kepada pengambilan keputusan setiap atasan Perangkat Daerah di Sleman. “Terutama di dalam pengambilan keputusan bagi atasan, decision making itu dasarnya harus data dan fakta, tidak bisa kalau menurut saya,” jelas Intri.

Buku yang disusun setiap tahun oleh Pemkab Sleman ini menurut Intri senantiasa mengikuti perkembangan yang ada di Sleman. “Perkembangan Sleman itu kan harus senantiasa dipantau sehingga kebijakan perencanaan berikutnya itu bisa nyambung dengan apa yang dihasilkan,” tambah Intri.

Senada dengan Intri, Asih Setyowati selaku narasumber juga menuturkan bahwa buku-buku yang telah disusun ini nantinya dapat berguna bagi proses perencanaan setiap Perangkat Daerah di Kabupaten Sleman. “Perencanaan itu kan perlu data, data itu kan dalam bentuk buku, biar perencanaan itu sesuai, tidak salah sasaran,” kata Asih.

Asih membeberkan bahwa data yang terkumpul dalam buku-buku tersebut meski dapat dipergunakan oleh Perangkat Daerah ternyata juga bersumber dari Perangkat Daerah itu sendiri. “Cuma data itu kan tetap bersumber dari Perangkat Daerah jadi kami juga minta bantuan Perangkat Daerah untuk memberikan data dengan mudah,” ungkap Asih.

Pemkab Sleman telah menyusun setidaknya 5 buku, yakni Buku Incremental Capital Output Rasio (ICOR), Buku Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kecamatan, PDRB menurut Penggunaan, Buku Indeks Gini, dan Buku Indeks Pembangunan Manusia. Menurut Asih, selain kelima buku tersebut ada tiga buku yang masih dalam proses penyusunan. “Masih ada tiga, yaitu Nilai Tukar Petani atau NTP, Indeks Pembangunan Gender (IPG), dan satunya Indeks Kesejahteraan,” lengkap Asih.