Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menerima Visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik tahun 2021 dari Komisi Informasi Daerah (KID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Ruang Rapat Lantai 2 Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman, Rabu (13/10/2021). Visitasi yang dipimpin oleh Ketua KID DIY, Moh. Hasyim tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa yang didampingi oleh Kepala Diskominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro.

Ketua KID DIY Moh. Hasyim mengatakan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk melihat bagaimana Keterbukaan Informasi Publik di Badan Publik yang masuk ke dalam kategori Informatif. Pemerintah Kabupaten Sleman, kata Hasyim, menjadi salah satu Badan Publik yang masuk ke dalam 3 besar Badan Publik yang informatif dalam Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik tahun 2021.

Dalam visitasi monev ini ada beberapa aspek yang akan dinilai, salah satunya melalui presentasi yang dilakukan oleh Badan Publik.

“Dari presentasi yang disampaikan ada Wakil Bupati, Kepala Dinas Kominfo dan tim dari Diskominfo, juga kami lakukan pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan fisik sarana prasarana yang ada di Layanan Informasi Publik,” ungkap Hasyim

Pada kesempatan tersebut, Hasyim juga mengapresiasi Pemkab Sleman karena telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaran Keterbukaan Informasi Publik, serta telah menyediakan aplikasi Pelayanan Informasi Publik yang bisa diakses menggunakan ponsel.

“Saya kira (Perda dan aplikasi) bagus, saya mengapresiasi,” tambah Hasyim

Sementara itu Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa berharap hasil visitasi monev yang dilakukan oleh KID DIY ini dapat menjadi masukan yang bermanfaat, sehingga pelayanan informasi di Pemkab Sleman dapat lebih optimal.

“Akan kita evaluasi dan juga akan kita perbarui lagi terkait masukan dari pak Hasyim KID DIY,” kata Danang.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Diskominfo Sleman, Purwati. Menurut Purwati, dengan adanya visitasi ini diharapkan dapat membantu Pemkab Sleman untuk mengevaluasi apa saja yang dibutuhkan masyarakat serta menjadi sarana penilaian kepuasan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat

“Dengan adanya visitasi ini juga membantu kita untuk mengevaluasi dan kita jadi tahu ternyata masyarakat masih butuh ini. Visitasi ini juga salah satu sarana untuk menilai, apakah kita sudah memaksimalkan tugas kita untuk terbuka kepada masyarakat mengenai Informasi pelayanan Publik,” ujar Purwati.

Ia juga berharap kepada OPD yang ada di Sleman untuk terus memperbaiki kinerja agar dapat meningkatkan pelayanan keterbukaan informasi untuk masyarakat

“Seluruh elemen yang ada di Pemkab Sleman dapat memperkuat kemampuan kapasitas dirinya dan menjaga keterbukaan mengenai Pelayanan Informasi Keterbukaan Publik,” tutup Purwati. (Rep Rahayu)