Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan bersama Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta mengenai Sinergitas Pemanfaatan Insfrastruktur Closed-Circuit Television (CCTV) milik Pemerintah Kabupaten Sleman yang digelar secara virtual zoom meeting di Sleman Smart Room Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman, Senin (11/10/2021).

Kepala Diskominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro mengatakan bahwa penandatanganan nota kesepakatan ini adalah sebagai pedoman dan bentuk sinergitas dalam melaksanakan kebijakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah kepolisian Daerah Istimewa Yogkayarta, khususnya di Kabupaten Sleman.

“Kesepakatan ini dilengkapi dengan rencana kerja yang menjadi landasan operasional bagi pihak polda dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Eka menyebutkan bahwa saat ini jumlah CCTV yang dikelola oleh Diskominfo Kabupaten Sleman ada sebanyak 482 unit, di mana 113 diantaranya dimanfaatkan untuk pemantauan di jalan umum. “CCTV yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sleman juga telah dimanfaatkan oleh Polda DIY dan Polres Sleman,” tambah Eka.

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa nota kesepakatan ini adalah sebagai bentuk kerja sama untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, serta untuk mencegah, mengungkap, dan menindak para pelaku kriminal.

“Dengan adanya kerja sama yang dituangkan dalam sebuah nota kesepakatan ini akan terwujud sinergitas pelaksanaan kebijakan dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibnas), pencegahan, pengungkapan dan tindakan hukum terhadap pelanggar atau pelaku kriminalitas dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi,” ujar Kustini.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Kepolisian DIY, Komisaris Besar Polisi P. Yugonarko. Menurutnya, pemanfaatan infrastruktur CCTV ini dapat memonitoring kegiatan masyarakat berskala besar dan kejahatan yang ada di wilayah Kabupaten Sleman.

“Kemudian dengan CCTV ini kita bisa monitoring agenda-agenda masyarakat yang berskala besar, contoh yang selalu dilakukan seperti gejayan memanggil dan demo. Kemudian dengan adanya teknologi CCTV ini kita juga bisa memonitoring, dan mengungkap kejahatan yang ada di wilayah Kabupaten Sleman,” jelas Yugonarko. (Rep Nikke)