Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sleman ikut serta dalam penyusunan rencana kegiatan SP4N LAPOR! secara virtual yang diadakan Kementerian PANRB bekerja sama dengan Lembaga Mitra Pembangunan United Nations Development Programme (UNDP) dan Korea International Coorporation Agency (KOICA), Selasa (28/7/2020) di Sleman Smart Room Dinas Kominfo Sleman.

Dalam laporannya, Pemerintah Kabupaten Sleman menggunakan media sosial untuk mensosialisasikan SP4N LAPOR! kepada masyarakat. SP4N-LAPOR! menjadi salah satu kanal aduan Lapor Sleman. Secara keseluruhan, Pemkab Sleman memiliki 11 kanal aduan dengan total 1.907 aduan per Januari sampai dengan Juli 2020, sebanyak 1.682 aduan sudah ditanggapi/terselesaikan, dan sisanya 225 belum ditanggapi/masih dalam proses. Dari total aduan tersebut, 52% di antaranya masuk melalui media sosial Pemkab Sleman. Laporan dengan jumlah terbanyak diterima melalui akun Instagram @kabarsleman yaitu 521 aduan, website laporsleman.go.id sebanyak 435 aduan, dari akun twitter @kabarsleman sebanyak 365 aduan, Aplikasi Lapor Sleman sebanyak 359 aduan, dan Facebook Pemkab Sleman sebanyak 100 aduan.

Selain itu, selama pandemi Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman pun mengaktifkan hotline khusus yang mengintegrasikan telepon, WhatsApp, dan media sosial dengan petugas kesehatan sebagai admin.

“Melalui hotline ini, aduan atau pertanyaan terkait Covid-19 sedapat mungkin langsung direspon oleh petugas yang kompeten. Perhari rata-rata ada 6 aduan yang masuk di hotline Covid,” ungkap Eka Suryo Prihantoro, Kepala Dinas Kominfo Sleman saat menyampaikan laporan tentang penanganan pengaduan yang ada di Kabupaten Sleman.

Pemkab Sleman berharap ke depannya semua kanal aduan SP4N LAPOR! bisa terintegrasi dalam satu sistem serta adanya pelatihan untuk pemberdayaan kemampuan dan kapasitas admin yang mencakup teknik komunikasi dan psikologi.

Pemkab Sleman dipilih menjadi salah satu dari 6 pemerintah daerah yang menjadi pilot project Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR!) Kementerian PANRB, UNDP, dan KOICA. 5 daerah percontohan lainnya adalah Provinsi D.I. Yogyakarta, Provinsi Bali, Kabupaten Badung, Provinsi Sumatera Barat, dan Kabupaten Tangerang.