Sleman – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Diskominfo DIY) mengadakan Rapat Kerja (Raker) dengan perwakilan Diskominfo Kabupaten/Kota se-DIY yang diadakan secara daring dengan menggunakan aplikasi Google Meet, Rabu (08/07/2020). Raker juga dihadiri oleh anggota perwakilan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-DIY, termasuk anggota KIM Sembada Sleman, yang hadir secara langsung di ruang rapat Diskominfo Kabupaten Sleman untuk mengikuti raker yang dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo DIY, Rony Primanto Hari.

Rony menjelaskan bahwa tujuan raker kali ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan KIM, terutama dalam menuju tatanan normal baru dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

“Karena dengan adanya pandemi yang sudah berlangsung selama 4 bulanan ini, memaksa seluruh golongan masyarakat untuk melakukan penyesuaian dengan adanya tatanan normal baru saat ini,” ujar Rony dalam pembukaan rapat.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pentingnya koordinasi dan kerja sama antara berbagai pihak dalam menghadapi tatanan baru akibat wabah Covid-19 yang saat ini masih belum terselesaikan, terutama dalam membangun kelancaran informasi dua arah, baik dari pemerintah ke masyarakat, maupun sebaliknya.

“Kita tahu bahwa kondisi saat ini sangat mempengaruhi kehidupan kita, oleh karena itu Diskominfo membutuhkan dukungan berbagai pihak, terutama dari KIM untuk dapat berkoordinasi menyebarkan informasi yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi pandemi saat ini”, tegasnya.

Rony kemudian menggarisbawahi mengenai pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai media pencegahan penularan virus corona antara masyarakat, terutama di wilayah yang rawan keramaian, seperti tempat wisata.

“Diskominfo DIY telah mempersiapkan langkah baru untuk menghadapi percobaan pembukaan tempat wisata yang ada di DIY ini dengan salah satunya adalah dengan adanya aplikasi Jogja Pass sebagai syarat untuk berkunjung,” terangnya.

Dengan adanya tatanan normal baru ini, ia mengaharapkan KIM dapat memberikan bantuan dalam hal penerapan teknologi informasi yang akan diterapkan nantinya.

“Maka dari itu KIM diharapkan dapat menjadi salah satu mitra untuk menyampaikan informasi ini ke masyarakat, karena posisi KIM yang dekat dengan masyarakat,” kata Rony.

Sementara itu, Yudiarto Setiawan, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Sleman mengusulkan adanya program yang berjenjang untuk KIM agar lebih mudah dalam penyebaran informasi dalam menghadapi pandemi saat ini.

“Karena di KIM sembada Sleman ini kemungkinan akan dilaksakana lagi pertunjukkan rakyat (Petunra), yang nantinya akan diisi dengan ajakan dan informasi yang sangat dibutuhkan saat ini, terutama mengenai ajakan pokok seperti cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak.”

Yudi mengharapkan dengan adanya program berjenjang yang terkoordinasi antara KIM se-DIY dapat memudahkan penyebaran informasi, dan juga memberikan semangat juga kepada para anggota KIM dalam melaksanakan tugasnya.