Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman mengundang beberapa dinas yang ada di Kabupaten Sleman untuk memaparkan implementasi program Smart City di Sleman Smart Room Dinas Kominfo Lantai 3, Rabu (9/10/2019). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Layanan e-Government dan Persandian ini sebagai simulasi sebelum dinas-dinas terkait memaparkan program Smart City mereka di hadapan Bupati Sleman.

Salah satu dinas yang hadir dalam pertemuan ini yaitu Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Terdapat empat program Smart City yang dibuat oleh Dinas Koperasi UKM, di antaranya adalah Satu Data UMKM Sleman, ODS (Online Data System), Slemanmart.id dan Penilaian Kesehatan Usaha Simpan Pinjam Koperasi .

Program Pertama yang dipaparkan oleh Dinas Koperasi yaitu Satu Data UMKM Sleman.  Program ini merupakan program yang digunakan sebagai sarana pendataan UMKM, mulai dari profil usaha setiap UMKM yang ada sampai dengan perkembangan masing masing dari mereka. Selain itu, program ini juga difungsikan sebagai database untuk dasar pengambilan kebijakan, pensinergian dalam pembinaan dan pengembangan UKM.

Program berikutnya dari Dinas Koperasi yaitu Online Data System (ODS). ODS Merupakan sebuah aplikasi data dari Kementrian Koperasi dan UKM yang dikelola oleh masing masing Dinas di seluruh Indonesia. ODS digunakan untuk mendapatkan data  Koperasi yang valid dan akurat dan kemudian bermanfaat untuk merumuskan strategi pengembangan koperasi. Adanya data yang valid dan akurat juga dapat menjadi sumber dalam merumuskan kebijakan sehingga dapat membangun kepercayaan masyarakat

Program lainnya adalah slemanmart.id. Slemanmart merupakan toko online yang dapat mendukung program pemberdayaan dan pengembangan pelaku UMKM di Kabupaten Sleman dalam memasarkan Produk ke khalayak. Prioritas dari toko online ini yaitu pelaku UMKM yang memiliki produk yang layak dijual namun belum mandiri dalam memasarkan produknya.

Program terakhir yang dipaparkan yaitu Penilaian Tingkat Kesehatan Koperasi yang merupakan aplikasi berisi data-data UMKM yang kemudian digunakan sebagai indikator dalam melihat tingkat kesehatan koperasi. Pustopo, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah mengatakan alasan kenapa Dinasnya memunculkan beberapa aplikasi ini. “Ternyata untuk mendata UMKM di Kabupaten Sleman itu mengalami kesulitan terus terang karena jumlah UMKMnya banyak sekali,” ujar Pustopo saat memaparkan programnya

Program smart city yang dibuat oleh dinas-dinas terkait adalah usaha Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mewujudkan sistem kerja yang efektif dan efisien sehingga lebih cepat dalam merespon berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat.(Rep Purnama)