Sleman – Posisi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia harus selalu dipertahankan, terutama oleh generasi muda. Hal tersebut yang digarisbawahi oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar secara virtual dari Sleman Smart Room Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman, Jumat (1/10/2021).

Kustini mengatakan Pancasila sebagai dasar Negara adalah harga mati dan tidak boleh diganggu kedudukannya. Oleh karena itu, Ia meminta generasi muda sebagai penerus bangsa untuk dapat terus mempertahankan posisi Pancasila, salah satunya dengan cara memahami sejarahnya.

“Generasi muda di Sleman harus belajar sejarah kemerdekaan yang ada di Indonesia ini, harus mengetahui seluk beluknya dari sejarah Pancasila,” ujar Kustini.

Hal senada juga disampaikan oleh Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf. Arief Wicaksana. Menurut Arief, Pancasila memiliki peran penting sebagai ideologi yang dapat mempersatukan Bangsa Indonesia. “Pancasila memiliki intisari yang harus kita praktikkan atau kita pedomani sebagai pegangan dalam berkebangsaan kita,” kata Arief.

Oleh karena itu, lanjut Arief, generasi muda harus dapat mendalami Pancasila dengan mempelajari sejarah bagaimana proses perjalanan Pancasila dari awal dicetuskan sampai dijadikan simbol persatuan Indonesia.

“Dengan adanya pancasila ini kita gunakan, kita pahami, pelajari, laksanakan, diaplikasikan, dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,“ tambah Arief.

Cara pengaplikasiannya kata Arief dapat dilakukan dengan cara menjalankan kehidupan dengan baik, adil, dan selalu menjaga keharmonisan bangsa dengan bersama-sama menjaga toleransi antar sesama.

“Dengan demikian, Negara kita akan lebih damai dan lebih maju,“ tutup Arief. (Rep Rahayu)