Dinas Kominfo Sleman merupakan salah satu dari dua perangkat daerah di Kabupaten Sleman yang berhasil meraih penghargaan Public Service of The Year Provinsi DIY 2019. Penghargaan yang digelar oleh MarkPlus, Inc bekerjasama dengan majalah Marketeers ini diberikan kepada dinas-dinas di bawah naungan pemerintah kota/kabupaten di Provinsi DIY dalam aspek pelayanan publik. Dinas Kominfo Sleman ditetapkan sebagai penerima penghargaan usai melalui beberapa proses, yakni penjaringan usulan oleh pejabat pemerintah terkait dan panel juri yang terdiri dari tim manajemen puncak MarkPlus, Inc, tokoh masyarakat, dan media.

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro, Kamis (15/8/2019) di Ballroom Royal Ambarukmo Hotel. Eka yang ditemui di kesempatan berbeda, mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan.

Eka menjabarkan sejatinya Dinas Kominfo Sleman memiliki beberapa layanan pokok bagi publik, seperti layanan informasi, layanan pengaduan, dan layanan rekomendasi menara bagi publik terbatas (perusahaan penyedia menara-red).

Eka menitikberatkan pada bagaimana Dinas Kominfo memberikan layanan informasi dan layanan pengaduan yang multikanal. “Layanan informasi melalui website dan medsos, seperti Instagram, Facebook, Twitter, layanan pengaduan juga bisa dengan datang langsung, melalui surat, lewat aplikasi mobile, ada yang lewat website dan medsos juga,” jelas Eka, Rabu (21/8/2019) di kantornya.

Eka menjelaskan detail bahwa website menurutnya akan digunakan oleh mereka yang seusia dengannya, yakni 50 tahun ke atas. Sementara, generasi muda akan lebih memilih mengakses medsos untuk layanan informasi dan pengaduan.

Dinas Kominfo Sleman dalam hal informasi, dikatakan Eka, memegang peran tak hanya di depan dengan layanannya sendiri melainkan membantu perangkat daerah lain di Sleman menviralkan kebijakan bahkan programnya.

“Contohnya Dinas Kominfo mengurusi masalah teknologi informasi untuk layanan perizinan, layanan pajak, tapi juga menviralkan kebijakan tersebut melalui video atau konten di medsos, jadi memang terkadang meski dinas lain yang terlihat di depan, Dinas Kominfo itu juga ada dibelakangnya,” ujarnya.

Eka sampaikan, Dinas Kominfo Sleman, akan terus meningkatkan layanannya bagi masyarakat melalui inovasinya. “Kami dengan tim kini tengah membahas smart village untuk meningkatkan layanan di masyarakat desa juga pemanfaatan teknologi untuk perangkat desa dalam melayani masyarakat desa, di sini bukan hanya Kominfo yang akan bergerak, ada dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terkait dengan literasi digital, Dinas Lingkungan Hidup, dan dinas yang lain,” jabar Eka.

Penghargaan tak hanya diberikan kepada Dinas Kominfo saja, di Sleman Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) juga memeroleh penghargaan yang sama.

Tri Endah Yitnani, Kepala Dinas Perindag Sleman mengatakan dirinya senang inovasi berupa Rumah Kreatif Sleman, Galeri Upakarti, dan Sistem Manajemen Satu Data diapresiasi baik oleh penilai. “Penghargaan ini menurut kami adalah sebagai support untuk mendukung kegiatan yang kami lakukan itu sudah on the track sudah pada jalurnya sehingga ini kalau ada penghargaan ya untuk pemacu kalau kemarin kecepatannya Dinas Perindag itu baru skala 7, dengan penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami menjadi 8 atau 9,” ujar Endah saat ditemui di kantornya.