Sleman – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KIPS) Kabupaten Kutai Timur bertandang ke Dinas Kominfo Sleman pada Kamis (23/11). Rombongan yang terdiri dari 4 personil yakni Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Infrastruktur, Kepala Bidang Persandian dan Statistik, serta Kepala Bidang Informasi Publik ini, hadir dalam rangka belajar mengenai smart city Kabupaten Sleman.

Masnariah, Sekretaris Dinas KIPS, menuturkan bahwa kunjungannya ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Bupati dan Kepala Dinas KIPS Kutai Timur, Agustus lalu. “Nah, kebetulan kemarin Kepala Dinas Kominfo sudah datang mendampingi Bupati, sekarang Kepala Dinas menugaskanlah kami yang artinya tim teknisnya untuk menindaklanjuti hasil pertemuan kemarin,” tutur Masnariah.

Dalam kunjungan ini, rombongan Kutai Timur berkesempatan mengadakan tanya jawab dan sharing terhadap permasalahan pembangunan smart city di kabupatennya. “Ternyata permasalahan yang kita hadapi sama, setelah ada penjelasan kita menjadi terbuka, bagian dari smart city itu sebenarnya sudah ada di daerah, cuma tidak terprogramkan,” ungkapnya.

Ditambahkan Masnariah bahwa dengan kunjungan ini, ia berharap ke depan Kabupaten Kutai Timur bisa segera menyusun regulasi terkait dengan smart city. “Nanti kita akan menyiapkan regulasinya, aturan-aturannya itu, perdanya, hingga perbupnya, sehingga tidak salah kalau kita menjalankannya,” tambah Masnariah.

Selain itu, Masnariah juga meyakini bahwa dengan membangun konsep smart city di Kabupaten Kutai Timur, akan memberi dampak yang positif bagi masyarakat Kutai Timur. “Kita ingin bisa memutus rantai seperti mengurangi pembiayaan pengurusan-pengurusan hanya dengan mengklik karena tujuannya nanti untuk kesejahteraan masyarakat,” urainya.