Sleman – Untuk meningkatkan kapasitas sumber daya pengelola pengaduan SP4N-LAPOR!, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, mengadakan pelatihan teknis SP4N-LAPOR! untuk seluruh admin pengelola pengaduan se-Kabupaten Sleman pada Kamis (23/6/2022). Pelatihan teknis yang berlangsung di Ruang Rapat Bima Lantai 3 BKPP Kabupaten Sleman tersebut, bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan yang lebih serta mendetail bagi para admin pengelola dalam menggunakan aplikasi SP4N-LAPOR!.

Analis Pengaduan Masyarakat, Kementerian PANRB, Novita Putri Evayanti bertindak sebagai narasumber dengan memberikan pelatihan terkait dengan cara mengoperasikan, memasukkan aduan secara manual, serta melihat data aduan di SP4N-LAPOR!

Perempuan yang akrab di sapa Novita ini mengatakan bahwa dengan pelatihan ini diharapkan admin pengelola bersama-sama dapat menggunakan platform SP4N-LAPOR! untuk menangani seluruh aduan masyarakat.

“Mohon kerjasamanya untuk kita bisa sama-sama menggunakan platform SP4N-LAPOR! untuk kanal aduan. Itulah yang memang dilakukan, karena kan masyarakat mengadu untuk bisa mendapatkan jawaban,” jelasnya.

Novita juga menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan upaya dari Kominfo Sleman untuk membantu para admin pengelola agar dapat menggunakan SP4N-LAPOR!.

“Ini merupakan inisiasi dari tim instansi Kominfo Sleman agar rekan-rekan (admin pengelola) dapat lebih mengerti mengenai fitur-fitur yang ada di SP4N-LAPOR!,” sambungnya.

Di akhir sesi, Novita memberikan rangkuman terkait dengan fitur penting yang dapat digunakan oleh admin pengelola, diantaranya yang pertama form manual yang dapat digunakan langsung untuk meng-input laporan-laporan yang belum terdigitalisasi. Sementara yang kedua adalah tindak lanjut admin pengelola. Fitur ini menjadi ujung tombak dari performa pejabat penghubung kabupaten dalam mengelola aduan yang ada.

“Ini krusial juga, jadi rata-rata waktu tindak lanjut atau performa instansi adalah dari bapak ibu semua yang hadir saat ini. Performa kabupaten ujung tombaknya ada di pejabat penghubung,” pungkasnya.