Untuk memanfaatkan media sosial dengan baik dalam berkomunikasi maupun promosi, Dinas Komunikasi dan Infomatika (Kominfo) Kabupaten Sleman mengadakan workshop yang bertema “Pengelolaan Media Sosial sebagai Media Informasi dan Komunikasi Publik serta Pelayanan Pengaduan” di Warung Pak Lanjar, Ngaglik, Sleman. Acara ini berlangsung Kamis (22/8/2019) pukul 12.00–15.00 WIB.

Dinas Kominfo Sleman mengundang Noudhy Valdryno, Manajer Hubungan Pemerintah Facebook Indonesia, Putu Swaditya, Manajer Kemitraan Pemerintah Facebook Indonesia, Totok Haryanto, Admin Merapi News, dan Yanto Sumantri, Admin Info Cegatan Jogja untuk menjadi pembicara pada acara ini. Forum ini dihadiri seluruh Admin Lapor dan Admin Media Sosial Perangkat Daerah di Sleman, Admin Komunitas Media Sosial di Sleman, dan Admin Media Sosial Mitra Pemkab Sleman.

Perlu diketahui Dinas Kominfo mengelola aduan yang ada di lingkup Kabupaten Sleman. Kepala Dinas Kominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro menyebutkan jumlah aduan yang masuk melalui media sosial meningkat tajam dari tahun 2018 sampai 2019.

“Tahun 2018 dari total 1.662 aduan yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Sleman sebanyak 12,2% aduan masuk melalui media sosial. Jumlah ini meningkat tajam pada semester I tahun 2019 di mana Pemerintah Kabupaten Sleman telah menerima sebanyak 1.049 aduan, dan 51,8% di antaranya berasal dari media sosial yaitu Facebook, Twitter, dan Instagram Pemkab Sleman, termasuk grup Facebook Info Cegatan Jogja,” jelas Eka saat membuka acara tersebut.

Dinas Kominfo Kabupaten Sleman sendiri menurut Eka, mengelola sedikitnya 10 akun media sosial dengan berbagai platform untuk melaksanakan diseminasi informasi publik di mana 3 di antaranya juga digunakan sebagai kanal aduan yaitu Facebook, Instagram, dan Twitter Pemkab Sleman (@kabarsleman). Kanal aduan belum termasuk akun-akun media sosial yang dikelola oleh masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.

“Pada era kemajuan teknologi informasi pada saat ini, kecepatan penyebaran informasi yang benar dan penanganan aduan masyarakat yang cepat akan mendorong terwujudnya pemerintahan yang responsif sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dapat dilaksanakan secara optimal,” ujar Eka.

Oleh karena itu, Eka berharap event ini dapat meningkatkan wawasan sekaligus mendorong semangat admin media sosial baik di Perangkat Daerah, komunitas, maupun mitra Pemkab dalam penyediaan informasi dan pengelolaan pelayanan publik terutama aduan masyarakat.

Admin Info Cegatan Jogja, Yanto Sumantri selaku narasumber juga menyampaikan harapannya kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. “Tentunya kalau kita mengikuti acara dari awal sampai akhir sebenarnya lebih banyak materi yang harus diketahui masyarakat, ada apa sih di sosial media lalu bagaimana sih susahnya mengelola sosial media apalagi menjadi admin dari sebuah instansi,” jelas Yanto. (Rep Dias)