Salah satu fungsi utama Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) selain menjadi sarana diseminasi informasi adalah sebagai agen pengenalan potensi daerah. Hal ini terkait dengan posisi anggota KIM itu sendiri yang berada sangat dekat dengan daerah mereka sehingga lebih memahami apa yang menjadi keunggulan dari masing-masing daerah.

“Karena KIM itu anggotanya asli dari daerah sana. KIM Turi misalnya, anggota mereka yang lebih paham apa yang memiliki potensi untuk menjadi andalan mereka sehingga sekarang sudah ada produk UMKM yang bahkan sukses menembus pasar internasional,” ungkap Suripto, Ketua KIM Sembada dalam acara pengukuhan Kelompok Informasi Masyarakat Lumintu di Pendopo Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Selasa (3/12/2019).

Oleh karena itu, Suripto mengharapkan KIM itu dapat lebih aktif lagi dalam proses promosi potensi daerah mereka.

“Termasuk yang di Ngemplak ini, apa yang sekiranya bisa diangkat menjadi potensi daerah sini, silahkan ditulis agar banyak yang tahu,” tegas Suripto.

Hal ini juga mendapat dukungan dari Camat Ngemplak, Siti Wahyu Purwaningsih. Siti mengharapkan KIM Ngemplak ini dapat lebih eksis lagi sebagai sebuah kelompok, baik sebagai agen diseminasi informasi maupun sebagai agen promosi potensi daerah Ngemplak.

“Saya tahu, masing-masing anggota ini memiliki keahlian tersendiri di bidang masing-masing, ada yang aktif di kebudayaan, ataupun di bidang teknologi misalnya. Jadi masing-masing bisa membantu kira-kira di Ngemplak ini yang menjadi potensi apa saja. Karena saya juga sadar jika dibandingkan dengan Pakem dengan wisata alamnya ataupun Turi dengan hasil salaknya, Ngemplak ini mungkin belum terlihat potensinya apa saja. Nah, harapannya KIM Lumintu ini dapat menggali dan mempublikasi potensi dari Kecamatan Ngemplak ini apa saja,” ujar Siti.

Sementarai itu Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman, Yudiarto Setiawan menyatakan bahwa KIM itu memang disediakan dari, oleh, dan untuk masyakarat sehingga pemanfaatannya memang seharusnya untuk kebaikan masyarakat.

“KIM kan memang pada prinsipnya disediakan untuk masyarakat, dengan fungsi utamanya sebagai agen diseminasi informasi untuk publik. Nah, penyediaan informasi itu bisa dikombinasikan dengan berbagai cara, misal dengan acara kebudayaan. Jadi, KIM dapat mengembangkan potensi kebudayaan di daerah mereka, tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai penyedia informasi dua arah, baik dari pemerintah ke masyarakat, maupun sebaliknya,” terang Yudi dalam sambutannya dalam acara pengukuhan KIM Ngemplak.

Yudi pun mengajak agar KIM, terutama yang berada di seluruh 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman ini dapat aktif menjalankan fungsinya.

“Karena saat ini ketersediaan informasi itu sangat penting posisinya. Bahkan baiknya, KIM itu dapat terbentuk sampai ke tingkat desa agar jejaring informasi itu dapat terbentuk sampai ke bawah sehingga informasi-informasi yang tidak terjangkau oleh kami dapat terpublikasikan melalui KIM ini,” tutup Yudi. (Rep Faridz, Foto Bilal)