Seyegan – Kecamatan Seyegan adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sleman yang kaya ritual budaya, seperti upacara adat Tuk Si Bedug, Kirab Mbah Bergas, Desa Kasuran dan masih banyak lagi. Akan tetapi, ritual budaya ini masih belum terpublikasikan kepada masyarakat dan belum menjadi tujuan wisata yang menasional.

Ini disampaikan Djoko Muljanto, Sekretaris Camat Seyegan di sela pengukuhan (Kelompok Informasi Masyarakat) Seyegan di Kantor Kecamatan Seyegan, Jumat, (21/06/2019). KIM Seyegan ini nantinya diharapkan menjadi sarana untuk mempublikasikan informasi seputar kecamatan Seyegan, meliputi kegiatan masyarakat, pemerintahan, serta perkembangan dari yang terjadi di Kecamatan Seyegan itu sendiri. “Sehingga dengan publikasi informasi melalui KIM ini, Seyegan dapat terus berkembang,” ujar Djoko Muljanto.

Dalam bayangan Sekretaris Camat Seyegan ini, dengan metode citizen journalism, anggota KIM Seyegan akan diberikan pembinaan bagaimana cara menulis berita yang benar, bagaimana membuat judul berita yang menarik, serta bagaimana trik-trik memfoto kegiatan yang sedang berlangsung agar menghasilkan gambar yang bagus serta informatif.

Hadir menjadi narasumber dalam acara tersebut Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Diskominfo Sleman,Yudiarto Setiawan menyampaikan untuk KIM ini sudah ada dasar hukumnya yakni peraturan Bupati Sleman Nomor 51 tahun 2017. “Dan sebetulnya sudah terbentuk di beberapa kecamatan yang mana dalam perjalanannya ada yang aktif dan ada yang pasif,” ujar Yudiarto.

Yudiarto menambahkan bahwa pada tahun 2020 nanti KIM mendapat tambahan anggaran koordinasi dari Bappeda, sehingga dengan anggaran tersebut diharapkan agar forum KIM ini nantinya dapat mengelola segala aktifitas serta publikasi informasi dengan lebih baik. Selain itu KIM Seyegan beserta forum KIM lainnya di 17 kecamatan kabupaten Sleman harus dapat bersinergi dengan pemerintah daerah serta dapat bersinergi dengan KIM kabupaten yang juga telah terbentuk.

KIM merupakan lembaga komunikasi masyarakat yang dibentuk dan dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat sesuai dengan kebutuhannya, secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat. (Rep Bilqis)