Setelah ditetapkannya Keputusan Camat Pakem Nomor 188/68/KptsCam/Pkm/2019 tentang pembentukan pengurus KIM CERIA tanggal 15 Oktober 2019, akhirnya tepat pada hari Kamis, (14/11/2019) KIM CERIA dikukuhkan langsung oleh Suyanto selaku Camat Pakem. Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kantor Kecamatan Pakem yang dihadiri juga Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman Noor Hidayati.

Pengurus KIM CERIA berjumlah 24 orang yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, bidang pengumpulan informasi, bidang pengolahan informasi, bidang penyebaran informasi, dan bidang evaluasi informasi. Sukamto sebagai Ketua KIM CERIA memberikan sambutan bahwa kata CERIA sendiri memiliki kepanjangan yaitu cerdas, empati, rasional, inovatif, dan amanah.

Sukamto juga menegaskan kepada para anggotanya agar amanah yang diberikan tersebut bisa dijalankan dengan ikhlas sebagai lahan ibadah dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan dalam rangka mengangkat kearifan lokal yang ada di Pakem melalui bidang apapun.

“Monggo sareng-sareng (mari sama-sama) amanah ini untuk merekatkan nasionalisme kita memayu hayuning bawana lan rame ing gawe sepi ing pamrih (mengusahakan kesejahteraan negara dan giat bekerja, membantu dengan tanpa pamrih),” ungkapnya.

Selain itu agar KIM CERIA dapat berjalan dengan baik, perlu adanya kerjasama antar anggota, saling memberikan kekuatan, bermusyawarah untuk mencari solusi, serta semua anggota harus partisipatif dan komunikatif. Dalam mencari berita harus obyektif, inovatif, dan kreatif dalam menulis agar berita yang disampaikan bisa mendidik dan membangun.

Noor Hidayati memberikan apresiasi kepada KIM CERIA mempersilakan untuk bergabung bersama KIM Sembada dan aktif mengikuti program-progam yang ada. Tak lupa ia juga memberikan pesan kepada para pengurusnya untuk selalu memperhatikan kaidah Adiksimba (Apa, Dimana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana), dan berita yang ditulis harus mengandung unsur 3M+1N yakni educating (mendidik), enlightening (mencerahkan), empowering (memberdayakan), nationalism (nasionalisme).(Rep Anis)