Sleman – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman menerima kunjungan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa), Kamis (5/12/2019) di Sleman Smart Room.

Taufik, perwakilan dari Kemendesa menyampaikan tujuan adanya kunjungan ini untuk mengetahui bagaimana keterbukaan informasi publik di Pemerintah Kabupaten Sleman ini dilakukan.

Noor Hidayati, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman pun menjelaskan keterbukaan informasi yang dijalankan di Pemerintah Kabupaten Sleman sendiri sejalan dengan visi Bupati Sleman yaitu terwujudnya masyarakat Sleman yang lebih sejahtera, mandiri, berbudaya, dan terintegrasinya sistem e-government menuju smart regency (kabupaten cerdas) pada tahun 2021.

Smart Regency yang dimaksud adalah Kabupaten Sleman yang cerdas dalam pengembangan dan pengelolaan berbagai sumber daya secara efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memaksimalkan pelayanan publik serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Maka keterbukaan informasi publik harus terpenuhi. Dengan kata lain, keterbukaan informasi ini menjadi salah satu indikator penilaian kinerja dan pemeringkatan perangkat daerah oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah,” ujar Ida.

Lebih lanjut lagi, Ida menjelaskan mengenai Sleman SmartApps Android (Sleman dalam gengaman) yang di dalamnya terdapat beberapa aplikasi publik Sleman, salah satunya yaitu Sistem Aduan Lapor Sleman yang merupakan layanan aduan masyarakat melalui smartphone.

“Dengan inovasi pengelolaan layanan informasi melalui sistem aduan lapor sleman ini kita bisa tahu apa saja informasi dan saran yang disampaikan oleh masyarakat,” ujarnya.

Tidak sampai situ saja, komitmen keterbukaan informasi publik yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman pun dilakukan dengan monitoring dan evaluasi yang terbagi menjadi dua tahap yaitu mingguan dan setiap tiga bulan kepada perangkat daerah di Kabupaten Sleman.

“Untuk monev mingguan permohonan informasi publik masuk melalui e-PPID oleh PPID utama yang disampaikan oleh PPID pembantu melalui grup PPID Kabupaten Sleman dan untuk monev setiap tiga bulan akan disampaikan kepada masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman mengenai pengelolaan website (tampilan dan kontennya),” terang Ida. (Rep Bilal)