Sleman – Dengan adanya Gerakan Menuju 100 Kota Cerdas atau Smart City, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia melakukan Sosialisasi Persiapan Evaluasi Implementasi Program Smart City di Kabupaten Sleman pada Selasa (25/02/2020) di Aula Lantai 3 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman.

Kegiatan ini merupakan persiapan untuk Monitoring dan Evaluasi Smart City pada bulan Juni mendatang, yang mana Kabupaten Sleman akan kembali memaparkan program unggulan di setiap pilar smart city. Program ungulan tersebut diambil dari Masterplan Smart City yang dianggap baik dan layanan tersebut dimanfaatkan penuh oleh masyarakat dengan persetujuan dari perangkat daerah pengampu dan bimbingan dari Kementerian Kominfo RI.

Robertus Theodore selaku Staf Kepresidenan RI, mengatakan bahwa tujuan adanya sosialisasi ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang persiapan evaluasi program smart city.

“Pertama memberikan penjelasan tentang bagaimana cara evaluasi smart city, kedua memberikan penjelasan tentang manajemen risiko dasar program Sleman Smart City, kemudian evaluasi terhadap dampak, yang keempat adalah tinjau lapangan, yang kelima dalah rekomendasi kepada kepala daerah,” jelasnya.

Robertus menambahkan esensi dari smart city itu sendiri adalah bagaimana kabupaten atau kota bisa secara efektif mengelola sumber daya yang ada guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, ketika masyarakat ikut serta dalam pembuatan program smart city maka hal tersebut perlu diapreasi.

“Jadi partisipasi masyarakat itu sangat kami apresiasi karena smart city ini kan juga melihat bagaimana keterlibatan masyarakat selaku user utama dari program–program yang dibuat,” imbuhnya.

Sementara itu, Purwati selaku Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa usai Kabupaten Sleman melakukan sosialisasi persiapan ini, akan ada kegiatan tinjau lapangan. Dikatakannya, adanya sosialisasi persiapan dan tinjau lapangan ini agar pelaksanaan smart city di Kabupaten Sleman ke depannya bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Sehingga nanti pelaksanaan program smart city di Kabupaten Sleman tidak hanya sekadar teori tapi juga lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat,” tukasnya.